Apa Kabar RUU Anti Pornografi?
Waktu RUU APP (atau tepatnya RUU Anti Pornografi) disahkan, saya sebagai insan seni *halah merasa cukup risau. Saya membayangkan apakah seni akan dibatasi? Apakah aplikasinya akan adil dan obyektif? Apakah seorang seniman akan dibakar rumahnya oleh ormas tertentu yang bawa-bawa nama agama hanya gara-gara bikin patung Adam dan Hawa? Apakah adegan kissing di dalam komik, maupun film akan dilarang? Apakah film-film Hollywood akan dilarang masuk ke Indonesia??
Saya sih senang-senang saja jadinya kalo DVD porno dan majalah porno yang secara tolol mentasbihkan foto cewek dengan tampang horny memamerkan belahan dada dan lingerie sebagai seni diboikot atau setidaknya diminimalisasi penyebarannya hanya untuk insan 21+. Tapi kalo ternyata pake baju renang di pantai aja dilarang… apa kabar dunia?
Begitu undang-undang ini disahkan, saya terbayang akan terjadi razia DVD bokep dimana-mana, razia majalah pria dewasa, dan film-film bioskop berubah jadi ga seru gara2 kebanyakan dipotong adegannya karena ga lolos sensor.
Tapi, apakah yang terjadi?
DVD anime hentai masih dipajang di jembatan Grogol
3gp adegan “kambing kawin” masih nongol di HP teman-teman laki-laki saya
Majalah “anu” masih dipajang di kios-kios majalah pinggir jalan
Masih ada situs “anu” yang bisa di akses
Dan film-film semi berbalut komedi layaknya film Warkop jaman dulu semakin merajai bioskop Indonesia
Membuat saya berpikir…
Warga Indonesianya kah yang bermental baja?
Atau aparatnya yang letoy?
Ataukah undang-undang anti pronografi hanya lip service untuk memuaskan tuntutan sekelompok orang tertentu?
Saya pernah dengar seseorang berkomentar, dari pada bikin RUU Anti Pornografi, mendingan Undang-Undang dan peraturan yang ada aja dulu penegakkannya diperbaiki. Toh biarpun RUU AP disahkan, realisasinya belum tentu bener.
Dan, voila!
Benar yang terjadi, undang-undang yang sempat membuat demo besar-besaran terjadi, sempat bikin orang-orang berantem dan saling mencaci di forum dan blog, sempat bikin seniman ketar-ketir, bikin orang-orang taat agama merasa bahagia karena akhirnya pornografi bisa dilawan dengan undang-undang yang jelas… akhirnya hanya jadi pepesan kosong.
Nasibnya sama ya kayak peraturan di larang merokok dan peraturan dilarang buang sampah sembarangan yaa… aplikasinya anget-anget bool ayam XDDD
*abis posting langsung ngitung jumlah postingan untuk Black Blog Competition yang diadain sama Djarum Black :))
untuk keterangan lebih lanjut soal kompetisi ini, kunjungi website resmi Autoblackthrough ![]()
Gut lak yah buat semua yang ikutan kompetisi ini XD

8 Comments
Trackbacks/Pingbacks