Perbedaan yang Menyatukan Kita *katanya sih gitu*
Tadi malam kami mojok di La Bistro Tebet (was Olala Bistro), kami berdua pesen Fetuccini, soup of the day, lalu saya pesan heineken (sayang gak ada bir bintang), dia pesen jus melon.
Setelah kenyang makan (dan sama-sama menyisakan setengah fetuccini di atas piring) kami bersandar di sofa sambil melihat langit-langit di dalam ruangan itu. Ngobrol kesana kemari, curhat, ngerajuk (gue), sampe gue nyerocos ngomongin sejarah munculnya aliran art deco dan art nouveau. Yang gue yakin sekali sepertinya dia tidak tertarik dan gak dengerin XDDD tapi nggak apa-apa.
Lalu saat jeda, gue ngelihatin meja di depan kami, trus gue nyeletuk. “Kita aneh ya… aku yang cewek minumnya bir, terus ngerokok… eh kamu yang cowok udah nggak ngerokok, minumnya jus melon pula.” gue ketawa.
“Biarin aja…” jawabnya sambil nyengir-nyengir.
Entah habis itu kita ngomongin apalagi, terus akhirnya dia bilang, “Orang itu emang cenderung menyukai seseorang yang bertolak belakang. Orang lain yang mempunyai apa yang nggak dia punyai. Mungkin biar saling mengisi kali ya…” (tolong buat yang mengucapkan kata2 ini, yang bener kamu ngomong apaan sih kemarin? aku lupa… intinya gini deh pokoknya)
Kayak dia yang pendiem bisa naksir gue yang bawelnya minta ampun. Dia yang alim bisa naksir gue yang bandel, beda agama pulak. Hahahahah…
Kalo diinget-inget, mantan pacar gue waktu jaman muda dulu juga pernah bilang gitu. Gue pernah ngebahas lucunya gue dan si mantan yang beda jauh kepribadiannya. Dia hobi bola, gue hobi basket. Gue suka Nirvana, dia suka Bon Jovi. Dia pendiem, gue bawel. Dan beda agama juga. Satu-satunya kesamaan kita cuma sama-sama suka main gitar. Mantan gue waktu itu jawabnya “Justru bagus kalo beda, jadi kan bisa saling mengisi.” Dan itu diucapkan anak berusia 14 tahun. Hahahah….
Hmmm, jadi sebenernya yang menyatukan orang-orang itu perbedaan apa kesamaan di antara mereka ya? Karena kadang, justru perbedaan itu kan yang jadi alasan pasangan untuk berpisah, atau sahabat untuk jadi saling jauh? Jika saat ini ada yang bilang kalau perbedaan yang justru menyatukan, kenapa nantinya perbedaan itu yang jadinya memisahkan?
Ah, nggak penting XDDD saya lagi ngawur.

20 Comments