
10 Novel Penting! *eh, lebih, dink…*
Terinspirasi dari postingannya oom warm, saya jadi pengen nulis beberapa buku favorit saya. Siapa tau ada yg belum baca buku-buku ini.
1. The Little Prince
Gue pertama kali tahu tentang buku ini waktu baca sebuah novel tentang guru spesialis untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Sempet nemu di lemari buku temen kuliah gue, dan kemudia gue pinjem. Ulang tahun gue kemarin, dgn baiknya nyunyu ngasi buku ini untuk hadiah gue (makasih banget ya cintah!)
Buku ini bercerita tentang seorang pilot yg bertemu seorang anak yang disebut “The Little Prince”. Pangeran kecil ini berasal dr sebuah planet kecil dan hidup seorang diri di sana, bersama sebuah mawar kecil.
Katanya ini adalah buku cerita anak-anak, tapi menurut gue, ceritanya dalam, penuh makna filosofis, dan sangat-sangat menyentuh.
2. Heavier Than Heaven by Charless R. Cross
Buku ini hadiah dari Oom Warm (terimakasih yg sebesar2nya :D), seperti The Little Prince, buku ini juga sebenernya udah jadi inceran gue sejak lama, tp gue gak sanggup belinya. Eh ternyata ada edisi terjemahannya.
Buku ini berisi biografi tentang Kurt Cobain, Sang Jenius Musik, musisi favorit gue nomor satu.
Isinya cukup lengkap, dimulai dari masa kecil Cobain, sampai kematiannya. Gue belum selesai baca, krn ni buku gue sayang-sayang banget bacanya
3. Akar by Dewi Lestari
Di antara rangkaian seri Supernova, episode yang satu ini jadi favorit gue. Bercerita tentang seorang pria bernama Bodhi. Gue terkejut-kejut dengan ide cerita milik Tante Dewi ini, dengan sangat baik ia menggambarkan kehidupan para punker, ia benar-benar mengerti detailnya seperti layaknya Dee adalah seorang punker sendiri (jangan-jangan iya?). Lalu di lain bab, ia membawa gue ke dalam suasana yang tegang : Khmer Merah, ladang ganja, ranjau. Lebih dalam lagi, banyak terselip perenungan dan pemikiran yang bijak, maupun nyleneh dalam tulisannya, dan Dee masih sanggup membuat kita tertawa dengan dialog dan humor yang cerdas.
Dewi Lestari adalah benar salah satu penulis terbaik di Indonesia.
4. Saman by Ayu Utami
Saya suka semua buku milik Ayu Utami, tapi Saman adalah karyanya yang pertama kali saya baca dan membuat saya jatuh cinta pada Ayu Utami. Buku ini saya dapatkan secara gratis ketika Ayu Utami menyambangi fakultas saya untuk talk show tentang dunia penulisan.
Mungkin juga buku inilah yang membuat saya kemudian malas membaca teenlit karena sudah merasakan yang namanya novel berkualitas.
5. Harry Potter and The Orde of Phoenix by J.K. Rowling
Ini mungkin episode favorit saya dari rangkaian serial Harry Potter lainnya. Di sini, adegan tegangnya lebih banyak, selain itu banyak juga kejadian-kejadian seru. Salah satu bagian favorit saya adalah ketika si kembar Wesley akhirnya memberontak dan melakukan suatu hal yang konon katanya akan diingat selalu dalam dunia sihir dan lingkungan sekolah Hogwarts.
6. Jesus The Son of Man by Kahlil Gibran
Buku ini berisi tulisan tentang Yesus dari berbagai sudut pandang. Kahlil Gibran sebagai Bunda Maria, sebagai pemungut cukai dari Lewi, sebagai Zakeus orang pendek, dan lainnya.
Saya menangis membacanya, seakan-akan tulisan itu benar-benar dibuat oleh orang-orang tersebut. Disusun dengan kata-kata yang indah, dan gaya bahasa yang berubah sesuai dengan kepribadian sosok yang sedang bercerita tentang Yesus di halaman tersebut. Kahlil Gibran seperti sedang berakting dan benar-benar menyelami sudut pandang berbagai macam orang, dan semua itu terasa benar-benar nyata.
7. Layout - Dasar dan Penerapannya by Surianto Rustan
Gue gak sanggup beli buku-buku desain yang mahalnya amit-amit, maka buku ini menjadi semacam oase buat gue dan gue beli dengan senang hati karena akhirnya menemukan buku desain grafis yang harganya gak lebih dari 100ribu.
Dan hasilnya, lebih dr worthed.
Buku ini, bisa dilihat dari judulnya, membahas dengan cukup lengkap soal layout untuk media print. Mulai dr brosur, flyer, poster, dll. Gaya bahasa mudah dimengerti dengan runutan pembahasan yang mudah diikuti, Visualisasi dan layoutnya pun menarik, gak bikin pusing, dan, sekali lagi, mudah dimengerti.
Pokoknya, ini buku wajib dimiliki untuk para graphic designer… errr…. Mgkn kecuali bagi yang udah jago ato yg punya duit banyak untuk beli kali yaaa….
8. Dunia Sophie
Buku ini gue beli krn penasaran doank, katanya bagus. Eh tauknya ni buku berat banget, baik secara bobot maupun isi. Tapi di sini istimewanya, buku ini berisi tentang ajaran-ajaran filsuf yang dibawa dalam sebuah alur cerita.
Mulai dari aristoteles, Plato, dan lainnya, dibahas lengkap di dalam buku ini dengan gaya bahasa dan penceritaan yang menarik. Pemikiran para filsuf yang dalam dan berbeda-beda disusun dalam bab-bab yang runut sesuai dengan urutan waktu ajaran mereka disebarkan. Masing-masing memberikan bahan pemikiran yang berbeda. Mengejutkan namun juga sekaligus memberikan bahan pemikiran yg dalam. Untuk satu bab tentang satu aliran filsafat aja, saya bisa membacanya sampai 3 kali biar ngerti.
Sampe sekarang, saya masih belum tamat membaca buku ini.
9. All American Girl by Meg Cabbot
Meg Cabbot adalah penulis teenlit asing favorit saya. Chicklit dan Teenlit karyanya selalu romantis, lucu, tapi cerdas. Dengan cerita yang seru dan gaya penulisan yang asik, Meg Cabbot selalu menyelipkan pesan-pesan moral dan bijak tanpa menggurui dan pelajaran-pelajaran lainnya.
Misalnya pd teenlit favorit gue ini, Meg Cabbot menyelipkan ilmu dasar tentang menggambar : “gambar apa yg kamu lihat, bukan apa yg kamu tahu.”
Beberapa tahun kemudian, kalimat ini diucapkan oleh dosen illustrasi saya (yang kejeniusannya tidak dapat diragukan lagi) ketika saya belajar menggambar model hidup.
Atau pelajaran lainnya : “Sebelum kamu melanggar suatu peraturan, kamu harus mengerti dulu tentang peraturan tersebut.”
Jauh sebelum orang2 menulis itu di twitter, saya sudah membaca kalimat duluan dalam sebuah novel teenlit. Iya teenlit, bukan koran, bukan juga buku tentang psikologi atau politik.
10. Menulis nomor 10 adalah bagian tersulit untuk saya, krn masih banyak buku-buku kesayangan saya. Jadi, drpd menulis judul ke-10, saya akan mengisinya dengan beberapa judul buku favorit saya lagi yang tidak bisa saya biarkan tak tersebut di postingan ini:
- Darr! Komik Indonesia by Marcel Bonnef (sejarah dan perkembangan tentang komik Indonesia yg ironisnya justru ditulis oleh seorang Perancis)
- Bankir Sesa[A]t by Ichanx. ketinggalan disebut euy… haahahahah… *jangan ngambek ya chanx, kerockan lagi yuk, udah nemu baju kerockan yg cocok banget nih* ini gue setuju klo dimasukkin ke daftar novel/buku penting. nanti bisa dibuktiin sendiri ketika kalian sampe pada kata “GANTENG MAUT” di buku ini. percayalah.
- Kambing Jantan by Raditya Dika
- Trilogy tentang komik (Reinventing, Understanding, dan Making Comic) by Scott McCloud
- Jomblo by Aditya Mulia
- 5 cm by Donny Dirgantara (semoga tidak menjadi one hit wonder)
- Laskar Pelangi by Andrea Hirata
Hahahahha, jadinya malah lebih dr 10 buku ya? Tapi gak apa2, drpd gak kesebut.
Kalo dari judul-judul di atas ada yang belum pernah kalian baca, sangat dianjurkan untuk membeli dan membacanya, krn buku-buku yang judulnya saya sebut, adalah buku-buku tebaik ![]()
Nah, buku favorit kalian sendiri apa aja? Share doonk, siapa tau ada yg patut gue beli XD
September 2nd, 2010 | Rekomendasi, chocolate | 8 Comments |
Dancer Gadungan
Ini kisah waktu gue baru masih kelas 1 SMP. Waktu itu guru kesenian gue, Bu Rumondang, mengumumkan bahwa untuk tugas kesenian selanjutnya, kami anak kelas 1B harus membentuk kelompok dan membuat koreografi tari modern.
Waktu itu, gue yang berprofesi sebagai penari panggung tetap untuk acara 17-an RT, seneng banget dapet tugas kek gini. Ini salah satu kesempatan untuk menunjukkan bakat gue sbg penari (khusus 17-an RT).
Gue udah pede banget 2 sahabat gue sejak SD yg kebetulan ada di kelas yg sama ama gue, bakal bergabung menyatukan kekuatan untuk membentuk grup tari yg lebih heboh drpd grupnya om Guruh Soekarno Putra. Eh tapi ternyata, 2 sahabat gue itu udah direkrut oleh seorang cewek populer di kelas gue yg bernama Mawar (nama samaran, dan bukan korban perkosaan). Dan gue gak direkrut sama Mawar, 2 sahabat gue itu juga melupakan gue dengan mudahnya.
Kejamnya kehidupan di bangku SMP…
Akhirnya gue pun bergabung dgn teman gue yang lain, seorang cewek ramah dan berbakat bernama Fida (ini baru nama asli), gue sih seneng aja, soalnya gue tau dia jago nari ![]()
Yang melenceng dari khayalan gue adalah… mendadak cewek-cewek lain yang belum punya kelompok, lari ke gue dan Fida. Termasuk di antaranya, cewek yang gendut, yang koordinasi gerakannya payah, yg klemar klemer, dan yg kaku kek robot. Intinya, payah dalam menari. Gue mikir “Oke, kita harus kerja keras untuk dapat nilai bagus.”
Eh, sumpah ya, gue nyebelin banget! *ngakak*
Tapi ketika gue mulai latihan dengan mereka, gue salut sama mereka, krn mereka bener2 berlatih keras untuk bisa ngikutin gerakan gue dan Fida.
Beberapa hari kemudian, satu orang cewek bergabung lagi bersama gue dan Fida. Buangan dr kelompok Mawar, sebut aja Melati (juga bukan korban perkosaan), meminta diajak gabung. Entah krn alasan apa, ia keluar dr kelompok tarinya Mawar. Ini bikin gue mulai sebel sama Mawar. Udah ngerebut 2 sahabat gue, eh tega2nya dia ngeluarin anggotanya sendiri.
Setelah Melati masuk belakangan, menyusul-lah orang ke-12. Namanya Anggrek (jelas bukan nama Mall), dia ini punya sedikit kelainan pada tulang kaki yg bikin dia gak bisa lari dan gak sinkron klo loncat-loncat. Satu kelompok gue kurang senang kalo dia gabung. Tapi nyokapnya nelpon gue dan minta tolong agar gue nerima anaknya masuk kelompok gue krn gak ada satupun murid yang mau masukin dia ke kelompok mereka. Akhirnya, gue dan Fida memutuskan untuk menerima si Anggrek. Sejahat-jahatnya kita, gak mungkin kita tega biarin dia gak punya kelompok tari dan gak dapet nilai. Ya kan?
Melatih 9 cewek yang nggak biasa nari aja udah susah, ditambah 1 cewek yang punya kelainan tulang. Anggrek sampe kita latih secara khusus berulang-ulang, dan gue dan Fida juga harus menyesuaikan koreografi agar nggak nyusahin Anggrek.
Pada hari penilaian, kelompok Mawar maju lebih dulu. Tarian mereka keren, anggotanya pun terdiri dari cewek-cewek langsing, cantik, dan pinter2. Gak ada yang kesusahan gara-gara gak bisa nari, atau punya kelemahan dalam koordinasi gerak tubuh. Bu Rumondang memberikan mereka nilai 8 tanpa pikir panjang.
Krn tahu bakal bersaing dengan grup-nya Mawar yg keren, gue dan Fida sengaja nguatin di koreografinya. Jadi, kita membagi kelompok kami jadi 2 formasi, dan 2 formasi ini menarikan gaya yang berbeda pada hampir semua lagu, dan baru kemudian menarikan gerakan yang sama di bagian refrain.Kami berusaha 2 kali lipat lebih keras dibanding Mawar.
Kemudian kelompok gue maju. Beberapa anak ngetawain Anggrek, meremehkan. Apalagi ketika Anggrek mulai menari, gayanya yg kaku dan kikuk menjadi bahan ledekan, Anggrek makin salah tingkah dan gak bisa konsen, dan makin banyak salah gaya. Padahal Anggrek udah sengaja kita posisikan di barisan yang tidak terlalu menonjol biar gak jadi ketawaan anak-anak. Sumpah orang yang ngetawain kekurangan orang lain adalah orang yang sangat menyebalkan!
Akhirnya? Kita cuma dapet nilai 7. kami semua kecewa, krn kita ngerasa bahwa kita kerja 2 kali lipat dr Mawar. Tapi ya gapapa lah… mungkin emang pantesnya dapet segitu.
Setelah semua kelompok selesai menari, tanpa disangka Bu Rumondang menawarkan untuk menari ulang buat kelompok yang mau. Kalo hasilnya lebih baik, nilainya akan ditambah.
Tanpa pikir panjang, gue dan Fida mengajak yang lain untuk maju lagi dan menari. Kecuali Anggrek. Iya, Anggrek gak diajak krn kami berpikir, pasti dia penyebab nilai kami cuma mentok di 7. Mendengar itu, Anggrek nangis. Dia nangis sesenggukan sambil menutup wajahnya di atas meja.
Gue ngerasa malu dan jahat banget karena berani melarang Anggrek untuk nari bareng kami karena kekurangan dia. Akhirnya gue dateng ke mejanya, dan minta maaf. Gue ajak dia dengan lembut untuk ikut nari ulang sambil minta-minta maaf ke dia. Serius, gue beneran nyesel udah nyakitin dia sampe dia nangis gitu.
“Tapi lo janji satu hal sama gue…” kata gue ke Anggrek, “Jangan dengerin yang lain. Yang bikin gerakan lo berantakan itu karena lo udah keburu ketakutan gara2 diketawain anak2.”
Anggrek nyengir sambil ngangguk, gue dan temen2 nyemangatin dia. Dan gue yakin banget, Bu Rumondang senyum sambil ngeliatin gue dan temen2 gue. Akhirnya kitapun menari ulang, Anggrek menari lebih baik dari pertama kali. Dan dengan wajah puas, Bu Rumondang pun mengumumkan bahwa kami dapat nilai 8. Gue ngeliat, beliau menulis nilai kami di buku nilainya sambil senyum senyum.
Kelompok Mawar juga ikut menari ulang, tapi nilai mereka gak berubah, tetep 8. Mawar marah dan nendang meja krn gak terima nilainya sama ama kelompok gue. Walau dipelototin Bu Rumondang, Mawar gak peduli. Well… well…
Kejamnya kehidupan di SMP… ![]()
August 31st, 2010 | chocolate, curhat colongan, friends | 7 Comments |
Lembaran Baru
Sebelum lulus kuliah, saya punya 2 tahun lebih pengalaman kerja. Mulai dr bekerja magang sebagai resepsionis, guru privat, guru sekolah manga, usher, sampai jadi graphic designer. ketika saya selesai wisuda, saya hanya butuh waktu seminggu setelahnya untuk mendapat pekerjaan. Gampang banget ya? Nggak, nggak gampang justru.
Saya sudah mencoba melamar di berbagai perusahaan sejak saya selesai sidang TA. Saya membuat 10 copy CV dan portfolio menggunakan uang hasil freelance saya untuk membuat komik edukasi tentang perawatan gigi. CV dan portfolio saya desain agar berbentuk seperti semacam katalog ukuran A5 dan dijilid ring. Full color, pake art carton.
Saya mengirim sekitar 7-8 portfolio, dan saya hanya memilih perusahaan besar atau terkenal, bangsanya Concept, Fortune, dan lainnya (tepatnya saya lupa). Akhirnya? sama sekali gak ada yg minat manggil saya XDDD 1 kali dpt panggilan interview, sudah itu gak ada lanjutannya.
Kemudian, setelah wisuda, saya mendapat info dr teman tntg lowongan kerja di sebuah advertising. Saya telpon perusahaan itu, saya interview sampai jam 3 sore. Interviewnya sambil ngerokok. iya, saya diinterview, dan saya merokok di depan orang yg menginterview saya. 1 jam setelah interview, saya ditelpon, dan diterima bekerja. 1 jam stlh interview.
mulailah hari saya bekerja sebagai graphic designer di sebuah perusahaan advertising yg tidak terlalu besar, tidak terlalu terkenal.
Jika sebelumnya menjadi graphic designer di perusahaan advertising terasa keren dan berkelas, bekerja di sana menjungkirbalikkan pandangan itu. Dalam 2 hari, saya bisa saja harus menyelesaikan FA dan revisi sebuah company profile yg siap cetak. Di lain hari, saya mendadak harus mendesain sepaket seragam, merchandise, dan company ID yang terdiri dr beberapa alternatif desain dan bentuk. Ada kalanya saya harus pulang jam 2 malam dari kantor sampai 2-3 hari berturut-turut, atau masuk kerja di hari libur seperti sabtu atau minggu. Saya kerja sendiri, krn saya adalah satu2nya graphic designer di perusahaan ini.
Selain itu, Kesalahan kecil bisa membuat kerugian sampai puluhan juta jika sudah melewati proses cetak/produksi, makanya harus teliti. Untungnya saya dan orang produksi cukup kompak untuk saling membackup agar tidak terjadi kesalahan cetak dan sejenisnya.
Pekerjaan saya meliputi konsep, desain, FA, sampai ikut mengontrol kualitas produksi dengan mengecek mock up. Saya juga harus mempresentasikan desain yg telah saya buat di depan klien, menyiapkan materi presentasi pun menjadi tanggung jawab saya. Kadang saya tidak perlu presentasi, dan itu pasti karena loading kerjaan saya sedang benar-benar banyak.
Hal lainnya, kadang, desain yang telah saya buat capek-capek sampai begadang, bisa saja tidak menghasilkan apapun. Kalah pitching sama perusahaan lain yang disebabkan krn entah desain yang kurang memuaskan, atau harga yg ditawarkan terlalu mahal utk klien. Atau bisa juga kalah pitching, tp ternyata desainnya tetap dipakai tp dibuat oleh perusahaan advertising kompetitor dgn sedikit modifikasi di sana dan sini. Ya, itulah sadisnya dunia advertising.
Eh tapi ada enaknya
saya bisa masuk siang. jam kantor saya dari jam 8.30-17.30, dan saya biasanya baru masuk kantor jam 9-10 pagi. tapi pulangnya juga lebih malam daripada karyawan lain. Selain itu, suasana di kantor saya sangat kekeluargaan, kami suka ngobrol bareng, curhat2an, atau nongkrong-nongkrong. Bahkan dengan para bossnya. Saya juga kalo kerja suka sambil merokok, minum bir, facebook-an, chatting dll. Buat boss saya, itu gak masalah, asal kerjaan selesai.
Saya mencintai pekerjaan saya, seribet apapun itu
Tapi akhirnya, saya ditawarkan kesempatan yang lebih baik. Sebuah pintu menuju tangga yang lebih tinggi terbuka di depan saya. berat, tapi akhirnya saya memilih. Saya keluar dr zona nyaman saya, dan memulai lembaran baru. Meninggalkan kantor lama dan segala kenyamanannya.
Awalnya boss-boss saya tampak kurang setuju, tp pada akhirnya mereka mengerti, bahwa saya memang harus melangkah maju.
Di hari terakhir saya di kantor, boss-boss saya berkata “Yang gue suka dari lo tuh, kerjaan lo bagus, selesai tepat waktu, selalu update kerjaan ke gue. Dan nomor satu yang paling gue suka, elo itu jujur.”
Saya tersenyum, ya pastilah saya kadang suka bohong, tp memang kalau untuk urusan kerjaan, itu sesuatu yg saya hindari. Kalo bisa, di semua urusan pun saya berusaha untuk nggak bohong *kecuali kalo kepepet*
dan kata-kata terakhir mereka…”Elo keluar dari sini dengan meninggalkan kesan yang baik…”
Saya tersenyum sambil sembunyi di balik monitor, kege-eran :p
Makasih ya boss-bossku yang gaul, saya juga senang bekerja di sini, krn pengalaman yang saya dapat di sini benar-benar bermanfaat. Jam kerja yang padat, proyek-proyek yang gak masuk akal (baik proyeknya maupun deadlinenya), serta semua keberhasilan dan kegagalan, telah melatih saya menjadi saya yang sekarang ini
Gak mgkn perusahaan yang baru ini tertarik sama saya kalau bukan krn saya telah menjadi seperti sekarang dengan semua tantangan yang pernah saya alami.
Satu pelajaran yang paling berharga buat gue selama di kantor lama : kurangi mengeluh, krn ternyata setelah melewati anjing-anjingnya kerja kayak setan, kita malah berkembang dan melampaui batas kita sendiri tnp kita sadari.
July 24th, 2010 | chocolate, curhat colongan, kram otak | 12 Comments |
JUAL BUKU BEKAS KOLEKSI PRIBADI
oke, gue ngaku, keuangan lagi tiris gara2 borong buku pas Pesta Buku Jakarta (dan nraktir nyokap)… jadi gue mau jual koleksi2 gue yang rela gue lepas. sekalian ngurangin isi lemari…. walau dengan hati sedih, tapi… ah sudahlah *halah*
Ini semua buku second, kondisi masih bagus, malah ada yg kek masih baru beli. Tapi kebanyakan belum disampul plastik.
berikut yg mau gue jual
*harga belum termasuk ongkos kirim*
KOMIK
Momokan 1-4 RP.25.000 (semuanya) SOLD
Cerita tentang wanita yang dibelikan anak anjing oleh suaminya, pdhl dia takut banget sama anjing. Lucu dan kocak. Kayaknya belum tamat, tapi nggak mengganggu kok, gak bikin kentang. Sori, gak boleh beli satuan
Tidak dijual terpisah
—
Full Metal Panic 1-8 @Rp.7000 (aslinya Rp.11.000) kalo beli langsung semuanya jadi Rp.50.000 (diskon Rp.6000) (recommended)
—
Silent Eyes 1-3 - Michiyo Akaishi @Rp. 7000 kalo beli semua jadi Rp.18.000
Ceritanya tntg cewek fotografer. Khas michiyo akaishi, adventure, action, roman, jadi satu. Tp ceritanya belum tamat
—
Dear Mine 1-3 @Rp. 7000 kalo beli semua jadi Rp.18.000
Seorang cewek yang punya tunangan masih SD. Ceweknya sendiri sih udah SMA. Belum tamat.
—
Book of Terrors 1-2 (tamat) RP.12000 (semuanya)
Tidak dijual terpisah
—
Misteri Toko Bahagia 1-2 (tamat) RP.12000 (semuanya)
Tidak dijual terpisah
—
The End of Century Prime Minister 1-4 (tamat) RP.25000 (semuanya)
Tidak dijual terpisah
Tentang seorang cewek SMA yang tiba2 dilamar aja gitu sama perdana menteri Jepang. Lucu, ada unsur boy love-nya.
—
Get Backers 1-5, 9, 13 @Rp.7000 (recommended)
—
update 13 juli
Reset Out 1-2 - Yoko Shoji @7000 kalo beli semua jadi Rp.12.000
—
Alice Academy 1-8 (minus no.3) @7500 kalo beli semua jadi Rp.50.000 (recommended)
Sekolah khusus anak-anak berkemampuan khusus. Ada yang bias teleport, ada yang bisa menghilangkan diri, ada yang bisa bikin robot. keren dan kocak
—
Flowers in The Heart 1-4 (tamat) Rp.30.000 (recommended)
Tidak dijual terpisah
—
update 13 juli
KOMIK CABUTAN
Naruto 27 @Rp 5000
Samurai Deeper Kyo 10 @Rp 5000
Roh Boneka 8 @Rp 5000
Neon Genesis Evangelion 1 @Rp 6000
Shonen magz 8 @Rp 7000
Nakayoshi 1 @Rp 7000
SERIAL CANTIK
V for Your Smile - Yuka Takase @Rp 5000
Christmas Stories - Naoko Moto @Rp 5000
Spirit of Kodemasi - Yuu Asagiri @Rp 5000
Song For you @Rp 5000 (recommended)
Diamond Pretty - tsuneyoshi tamiko @Rp 7500
Plastic Baby in Love - Mizuguchi Ryoko @Rp 7500
The Song of Dream Sky @Rp 7500
It’s Called Love @Rp 8000 (recommended)
update 13 Juli
Sleep Walker - Hisako Ikeda @Rp 5000
Glass Grave - Ryoko Takashima @Rp 5000
Heaven’s Will - Takamiya Satoru @Rp 7000
Say Yes - Ohya Kazumi @Rp 7000
Daemon Hunters -Seiuchiroh Todono @Rp 7500
—
NOVEL
Uwikroskop - Riescha Putri Rp.15.000 (harga asli Rp 31.000)
Cacing Kepanasan - A. Randika & Roslianti Rp.10.000
The Earth, My Butt, and Other Big Round Things - Carolyn Mackler Rp.17.500 (harga asli Rp.25.000) (recommended)
Cerita Dante - Stefani Hid Rp.15.000 (harga asli Rp.27500)
Fetussaga - Jamal Rp.17.500 (harga asli Rp. 32.000)
Tunnels - Roderick Gordon dan Brian Williams Rp.50.000 (harga asli Rp. 79.000) (recommended)
The Devil Loves Cinnamon - Ima Marscha Rp.15.000 (harga asli Rp.25.000)
—
Devil In Me - Christina Tirta Rp. 22.500 (harga asli Rp.34.000) (recommended)
Tadinya dia culun, selalu dibanding-bandingin sama saudara kembarnya yang cantik dan menarik. Tapi sejak saudara kembarnya meninggal, dia malah berubah jadi kayak saudara kembarnya itu. Salah satu novel favorit gue
Update
Kok Putusin Gue?? - Ninit Yunita Rp.17.500 (harga asli Rp26 500) (recommended) SOLD
10 AARRGGHH!!! - Melly Goeslaw Rp.10.000
Three Days Cinderella - Agnes Jessica Rp.20.000 (harga asli Rp36.500)
update 13 Juli
London WIld Rose - Kusuma Andrianto Rp.20.000 (harga asli Rp.32.500)
SMS TTM - Utami Sofia Rp.10.000
Being 20 Something is Hard! - Dewi Pravitasari Rp.25.000 (Harga asli Rp 55.000)
The Wild Cry of Love - Barbara Cartland Rp.15.000
Potongan Cerita di kartu Pos - Agus Noor Rp.15.000 (harga asli Rp 31.000) SOLD
Pengakuan Tengah Malam - Titie Said Rp. 15.000
Love Audited - Marthino Andries Rp.12.500 (cacat cetakan, ada yg halamannya terlipat di bagian bawahnya. tp tidak merusak halaman)
Fear Street : One Evil Summer - RL Stine Rp.7000
Chicklit : Babe in Toyland - Eugenie Seifer Rp.15.000 (harga asli Rp.41.000)
Chicklit : The Dominant Blonde - Alisa Kwitney Rp.15.000
Diary Si Bocah Tengil- Rp.20.000 (harga asli Rp.34.900)
Diary Si Bocah Tengil : Rodrick yang Semena mena - harga Rp.20.000 (harga asli Rp.36.000)
Harlequin : All The Posibilities - Nora Roberts Rp.15.000
—
Sebenernya masih banyak, cuma agak ribet ngedatanya. nanti saya update lagi.
yang berminat bales di kolom komen aja ya…
Lokasi saya di Jakarta Coret (Bekasi maksudnya)
___
SISTEM PEMBAYARAN
ditransfer via BCA, barang dikirim sehari setelah ditransfer ![]()
July 12th, 2010 | chocolate | 31 Comments |
Main-Mainan
Ini main-mainan di facebook
iseng-iseng…ternyata seru juga yah, apalagi direkam gini, jadi bisa tau cara gambarnya. aku gambar ini pake mouse sama application facebook
Yang pertama ini masih coba-coba
Percobaan yang kedua tampaknya lebih seru XDDD
July 9th, 2010 | artwork, chocolate | 7 Comments |






