Japan Pop Festival 2012

post details top
Mar 7th, 2012
post details top
Japan Pop Festival 2012

Sungguh aneh ketika suatu hari dua sahabat gue mendadak pengen ke Plaza Indonesia, mengingat mereka bukan cowok mall. Setahu gue mall yang mereka suka hanya MKG dan Ciputra, dan alesannya hanya karena di tempat itu ada store untuk otaku macam Animemachi.

Emang sih, alesannya katanya ada pameran Jejepangan di situ, dan mereka bilang, “Lagi pengen makan okonomiyaki, siapa tahu di sana ada.” Tapi mereka itu malesnya kan kebangetan, pameran yang lebih keren aja mereka gak mau dateng. Kenapa ini tumben?

(more…)

7 Tahun Blogfam

post details top
Dec 6th, 2010
post details top

Pertama kali gue ngeblog itu kalo nggak salah 2005-2006, nulis lewat blog friendster, kemudian migrasi ke Blogspot. Tapi gue bosen cuma baca blog gue sendiri dan blog temen-temen friendster gue, yang isinya cuma curhat galau yang gue gak ngerti isinya. Sebelas dua belas lah ama isi blog gue sendiri =))

Akhirnya gue mulai blog walking, nyari blog-blog bagus dan seru, buat gue hitungannya kayak baca buku gratis, sembari gue kerja partime jadi resepsionis dulu. Waktu blogwalking ini lah, gue pertama kali tahu tentang Blogfam. Gue lihat banyak banget blogger yang memajang banner Blogfam.

Pertama gue gak ngerti apa fungsi banner itu, kenapa banyak banget orang yang masang banner Blogfam. Akhirnya gue klik mouse gue di banner salah seorang blogger, dan nyasarlah gue ke Forum Blogfam.

Gue gabung di Blogfam Desember 2006, disambut dengan hangat waktu pertama kali posting perkenalan. Agak gaptek karena gak ngerti cara posting dan interaksi di forum. Tapi itulah Blogfam, keluarga maya pertama gue.

Dari Blogfam, gue belajar banyak soal etika blogging, teknis mengutak-atik blog, berinteraksi dengan para blogger, sampe pertama kalinya melakukan kopdar dengan mereka. Gue baru tahu yang namanya kopdar setelah bergabung dengan mereka. Ternyata kopdar itu seru, padahal tadinya gue gak mau kopdar-kopdaran. Udah bayangin bakal aneh ketemu orang-orang yang gue gak kenal, kayaknya juga gak mungkin nyambung, secara beda umur dan beda gaya. Kopdar dengan Blogfamers, mematahkan semua asumsi gue :D Mereka ramah, baik, kocak, heboh, gak sombong atau meremehkan gue karena gue masih ABG.

Setiap hari, gue pasti login ke Blogfam. Sekedar posting gambar, curhat, becanda, atau ngerumpi di forum. Apalagi waktu itu lagi ngegebetin moderator Blogfam, makin seneng pula gue main ke sana =)) *motif terselubung* Ya selain itu, gue seneng main ke forum Blogfam karena gue suka baca CERFET dan CERBUNG bikinan Blogfamers, hitungannya baca novel gratis gitu XDDD Di Blogfam ini juga, adalah pertama kalinya tulisan gue di-publish dalam antologi “Ramuan Jomblo”, prestasi yang mgkn kecil utk orang lain, tp besar banget buat gue.

6 Desember 2010, gak nyangka Blogfam udah berusia tujuh tahun, mungkin termasuk salah satu forum blogger Indonesia paling lama. Dan usia gue di Blogfam udah mencapai 4 tahun :D Dari Blogfam lagi rame-ramenya, sampe jadi sepi gara-gara kemunculan Facebook dan Twitter, sampe jadi rame lagi. Banyak Blogfamers yang datang dan pergi, ada yang muncul lagi, ada yang sekarang udah jadi penulis terkenal, ada juga yang akhirnya benar-benar meninggalkan keluarga ini.

Di usia yang ke 7 ini, gue mendoakan semoga Blogfam panjang umur, sepanjang umur blogosphere Indonesia. Karena blog, bukan hanya sekedar tren, kan? Terimakasih untuk segala keramahannya dan kopdar-kopdar yang menyenangkan serta bimbingannya di blogosphere ini :D

Besok Blogfam mau ngadain Kopdar Durian di Mampang, denger-denger, buat Blogfamers yang duluan dateng bakal dapet gratisan usedbooks seru, loh! Dan jangan lupa untuk ikutan Lomba Menulis Blogfam, hadiah utamanya Rp.500.000,- dan paket buku. Cepetan! Datelinenya hari ini XDDD

Bersama IS di Pasar Seni ITB 2010

post details top
Nov 8th, 2010
post details top
Bersama IS di Pasar Seni ITB 2010

WARNING : POSTINGAN INI PANJANG DAN BANYAK IMAGE

Postingan ini mungkin agak basi ato basi banget, tapi emang gue baru sempet apdet sekarang. Heheheheheh….
Tanggal 9 oktober 2010 lalu, gue bersama rombongan dari Indonesia’s Sketchers berangkat menuju Bandung dengan mobil. Kami ke sana dalam rangka meramaikan acara akbar Pasar Seni ITB 2010. Sebuah event yang gue nanti-nantikan sejak pertama kalinya gue ke sana, 5 tahun lalu.Indonesia’s Sketchers mendapat kesempatan untuk turut berpartisipasi membuat stand dan memamerkan karya-karya kami (gue sih nggak, cm pengen ngeramein doank. karya2 gue mah gak ada apa-apanya.)

persiapan sebelum acara
Tiba di Bandung, tepatnya ITB, kami langsung mempersiapkan stand bersama beberapa orang lainnya. Dilanjutkan melakukan live sketching bersama-sama dengan modal penerangan seadanya.
Jam 1 malam kami beranjak dari ITB menuju penginapan di daerah Dago, ngopi2 sebentar kemudian tidur.
Sekitar jam 6-7 kami berangkat lagi ke ITB, merapikan meja dan display sambil sketching colongan.
Akhirnya jam 9 pagi pengunjung mulai berdatangan.
Stand IS bisa dibilang laris manis, hampir gak pernah sepi pengunjung. Banyak orang yg mampir untuk melihat karya-karya para anggota IS yang dipajang, atau memperhatikan kami menggambar-gambar buku sketsa dengan serius. Sayangnya, banyak banget orang yg salah paham dan mengira stand kami semacam ajang menggambar untuk anak-anak. Tanpa putus, bersusulan anak-anak kecil menghampiri meja kami untuk menggambar didampingi orangtuanya. Agak kecewa sih, segmentasinya salah banget. Tapi banyak juga orang dewasa yang tertarik dan bertanya2 tentang IS serta menunjukkan niat untuk bergabung dgn IS.

Calon Calon Seniman Besar

(more…)

Dancer Gadungan

post details top
Aug 31st, 2010
post details top

Ini kisah waktu gue baru masih kelas 1 SMP. Waktu itu guru kesenian gue, Bu Rumondang, mengumumkan bahwa untuk tugas kesenian selanjutnya, kami anak kelas 1B harus membentuk kelompok dan membuat koreografi tari modern.
Waktu itu, gue yang berprofesi sebagai penari panggung tetap untuk acara 17-an RT, seneng banget dapet tugas kek gini. Ini salah satu kesempatan untuk menunjukkan bakat gue sbg penari (khusus 17-an RT).
Gue udah pede banget 2 sahabat gue sejak SD yg kebetulan ada di kelas yg sama ama gue, bakal bergabung menyatukan kekuatan untuk membentuk grup tari yg lebih heboh drpd grupnya om Guruh Soekarno Putra. Eh tapi ternyata, 2 sahabat gue itu udah direkrut oleh seorang cewek populer di kelas gue yg bernama Mawar (nama samaran, dan bukan korban perkosaan). Dan gue gak direkrut sama Mawar, 2 sahabat gue itu juga melupakan gue dengan mudahnya.

Kejamnya kehidupan di bangku SMP…
Akhirnya gue pun bergabung dgn teman gue yang lain, seorang cewek ramah dan berbakat bernama Fida (ini baru nama asli), gue sih seneng aja, soalnya gue tau dia jago nari :D
Yang melenceng dari khayalan gue adalah… mendadak cewek-cewek lain yang belum punya kelompok, lari ke gue dan Fida. Termasuk di antaranya, cewek yang gendut, yang koordinasi gerakannya payah, yg klemar klemer, dan yg kaku kek robot. Intinya, payah dalam menari. Gue mikir “Oke, kita harus kerja keras untuk dapat nilai bagus.”

Eh, sumpah ya, gue nyebelin banget! *ngakak*

Tapi ketika gue mulai latihan dengan mereka, gue salut sama mereka, krn mereka bener2 berlatih keras untuk bisa ngikutin gerakan gue dan Fida.
Beberapa hari kemudian, satu orang cewek bergabung lagi bersama gue dan Fida. Buangan dr kelompok Mawar, sebut aja Melati (juga bukan korban perkosaan), meminta diajak gabung. Entah krn alasan apa, ia keluar dr kelompok tarinya Mawar. Ini bikin gue mulai sebel sama Mawar. Udah ngerebut 2 sahabat gue, eh tega2nya dia ngeluarin anggotanya sendiri.
Setelah Melati masuk belakangan, menyusul-lah orang ke-12. Namanya Anggrek (jelas bukan nama Mall), dia ini punya sedikit kelainan pada tulang kaki yg bikin dia gak bisa lari dan gak sinkron klo loncat-loncat. Satu kelompok gue kurang senang kalo dia gabung. Tapi nyokapnya nelpon gue dan minta tolong agar gue nerima anaknya masuk kelompok gue krn gak ada satupun murid yang mau masukin dia ke kelompok mereka. Akhirnya, gue dan Fida memutuskan untuk menerima si Anggrek. Sejahat-jahatnya kita, gak mungkin kita tega biarin dia gak punya kelompok tari dan gak dapet nilai. Ya kan?
Melatih 9 cewek yang nggak biasa nari aja udah susah, ditambah 1 cewek yang punya kelainan tulang. Anggrek sampe kita latih secara khusus berulang-ulang, dan gue dan Fida juga harus menyesuaikan koreografi agar nggak nyusahin Anggrek.
Pada hari penilaian, kelompok Mawar maju lebih dulu. Tarian mereka keren, anggotanya pun terdiri dari cewek-cewek langsing, cantik, dan pinter2. Gak ada yang kesusahan gara-gara gak bisa nari, atau punya kelemahan dalam koordinasi gerak tubuh. Bu Rumondang memberikan mereka nilai 8 tanpa pikir panjang.

Krn tahu bakal bersaing dengan grup-nya Mawar yg keren, gue dan Fida sengaja nguatin di koreografinya. Jadi, kita membagi kelompok kami jadi 2 formasi, dan 2 formasi ini menarikan gaya yang berbeda pada hampir semua lagu, dan baru kemudian menarikan gerakan yang sama di bagian refrain.Kami berusaha 2 kali lipat lebih keras dibanding Mawar.

Kemudian kelompok gue maju. Beberapa anak ngetawain Anggrek, meremehkan. Apalagi ketika Anggrek mulai menari, gayanya yg kaku dan kikuk menjadi bahan ledekan, Anggrek makin salah tingkah dan gak bisa konsen, dan makin banyak salah gaya. Padahal Anggrek udah sengaja kita posisikan di barisan yang tidak terlalu menonjol biar gak jadi ketawaan anak-anak. Sumpah orang yang ngetawain kekurangan orang lain adalah orang yang sangat menyebalkan!

Akhirnya? Kita cuma dapet nilai 7. kami semua kecewa, krn kita ngerasa bahwa kita kerja 2 kali lipat dr Mawar. Tapi ya gapapa lah… mungkin emang pantesnya dapet segitu.
Setelah semua kelompok selesai menari, tanpa disangka Bu Rumondang menawarkan untuk menari ulang buat kelompok yang mau. Kalo hasilnya lebih baik, nilainya akan ditambah.

Tanpa pikir panjang, gue dan Fida mengajak yang lain untuk maju lagi dan menari. Kecuali Anggrek. Iya, Anggrek gak diajak krn kami berpikir, pasti dia penyebab nilai kami cuma mentok di 7. Mendengar itu, Anggrek nangis. Dia nangis sesenggukan sambil menutup wajahnya di atas meja.
Gue ngerasa malu dan jahat banget karena berani melarang Anggrek untuk nari bareng kami karena kekurangan dia. Akhirnya gue dateng ke mejanya, dan minta maaf. Gue ajak dia dengan lembut untuk ikut nari ulang sambil minta-minta maaf ke dia. Serius, gue beneran nyesel udah nyakitin dia sampe dia nangis gitu.
“Tapi lo janji satu hal sama gue…” kata gue ke Anggrek, “Jangan dengerin yang lain. Yang bikin gerakan lo berantakan itu karena lo udah keburu ketakutan gara2 diketawain anak2.”
Anggrek nyengir sambil ngangguk, gue dan temen2 nyemangatin dia. Dan gue yakin banget, Bu Rumondang senyum sambil ngeliatin gue dan temen2 gue. Akhirnya kitapun menari ulang, Anggrek menari lebih baik dari pertama kali. Dan dengan wajah puas, Bu Rumondang pun mengumumkan bahwa kami dapat nilai 8. Gue ngeliat, beliau menulis nilai kami di buku nilainya sambil senyum senyum.

Kelompok Mawar juga ikut menari ulang, tapi nilai mereka gak berubah, tetep 8. Mawar marah dan nendang meja krn gak terima nilainya sama ama kelompok gue. Walau dipelototin Bu Rumondang, Mawar gak peduli. Well… well…
Kejamnya kehidupan di SMP… :D

Laskar Cat Air, Pensil, dan Drawing Pen

post details top
Mar 27th, 2010
post details top
Laskar Cat Air, Pensil, dan Drawing Pen

warning : postingan dgn banyak image

Beberapa waktu lalu, seorang oknum mampir ke shoutbox saya dan mengajak saya untuk melakukan suatu kegiatan yang seru dan enak. Sesuatu yang sebenernya juga pernah ditawari sama Yoso sebelumnya. tapi waktu ditawarin sama Yoso saya kurang tertarik, soalnya yang ngajak dia sih… bukannya cowok lain.

Gak lah, ngawur :p

(more…)

« Previous Entries

Banners