Dibalik Desain “Kehabisan Ide?”

post details top
Jan 3rd, 2012
post details top
Dibalik Desain “Kehabisan Ide?”

Baru-baru ini, gue mencoba berpartisipasi dalam kontesnya Ganti Baju yang bertema KopiKita yang dipersembahkan oleh gantibaju.com dan Anomali Coffee.

Ada dua desain yang gue kirim, tapi cuma satu yang lolos seleksi.

Ini proses pengerjaannya.

(more…)

Akhirnya macangadungandotcom Lagi!

post details top
Dec 27th, 2011
post details top
Akhirnya macangadungandotcom Lagi!

Postingan terakhir di blog ini tercatat dibuat pada tanggal 29 Januari 2011. Nyaris setahun :|

Jadi ceritanya, pada awalnya gue iseng ngotak-atik html editor template blog ini, tapi karena gue lupa ngebackup kode aslinya, dan salah masukkin html, jadilah blog ini gue rusak :)) Kemudian, gue memutuskan untuk mulai dari awal untuk mendesain kembali layout blog ini.

(more…)

Tracing. Hah?

post details top
Jun 21st, 2010
post details top
Tracing. Hah?

Di post sebelumnya, saya sempat menyebut kata tracing yang saya gunakan untuk merefer kata “menjiplak”.

Nah, tracing itu sendiri sebenarnya apa sih?

Menurut mbah gugel, definisi tracing adalah sebagai berikut :

  • the act of drawing a plan or diagram or outline
  • a drawing created by superimposing a semitransparent sheet of paper on the original image and copying on it the lines of the original image
  • the discovery and description of the course of development of something; “the tracing of genealogies”wordnetweb.princeton.edu/perl/webwn

Kira-kira maksudnya adalah menjiplak sebuah image atau gambar dengan menggunakan sejenis kertas semi transparan, contoh-nya seperti ini :

Biasanya teknik ini dipakai dalam proses pembuatan kartun atau komik. Kalo ada yang pernah baca bukunya Will Eisner mungkin ngerti. Sementara foto yang dijiplak biasanya adalah foto2 yang dibuat sendiri dengan menggunakan model bayaran/gratis (kalo pake temen sendiri :p)

Semakin maju teknologi, istilah tracing juga mengalami generalisasi. Gak hanya menjiplak menggunakan kertas semi transparan, tapi juga bisa menggunakan software komputer seperti adobe illustrator, adobe photoshop dan sejenisnya.

ini contoh hasil tracing buatan gue menggunakan adobe illustrator dengan foto milik temen gue sebagai bahan jiplakannya:

Caranya : foto ditaruh di layer paling bawah, lalu di atasnya dikasih layer baru dan gue jiplak garisnya menggunakan pen tool dan mouse, kemudian beri warna. Nanti kapan2 gue kasi tau tutorial simpelnya deh :D

Kalo menggunakan vector dan mouse, tracing-nya agak sulit. butuh ketelitian dan kesabaran. gue aja mendingan gambar manual deh daripada pake cara ribet gini.

Cara yang paling mudah mungkin adalah dengan menggunakan pen tablet, seperti yang gue bahas di postingan sebelum ini.

Nah, kenapa gue bisa bilang lebih gampang pake pen tablet? Seperti yang kalian lihat, dengan pen tablet, kita bisa langsung jiplak dari foto. Kalo jiplaknya salah tinggal pencet ctrl + z alias undo. Bisa juga dihapus pake eraser tool. Dan semua itu nggak seribet pake vector dengan mouse atau manual pake tangan dan alat gambar.

Tapi gak selamanya gampang loh pake teknologi satu ini. Karena ada yang walaupun pake pen tablet, ternyata garisnya masih keriting pletat pletot dan gak bisa njiplak bagian yang detail dan rumit.  Apalagi kalo yg emang gak terbiasa menggambar manual, atau yg gak terbiasa nggambar menggunakan pen tablet.

Yang udah jago sih biasanya mereka gak perlu pake foto yang dijiplak-jiplak gitu. Banyak temen gue yang tetep gambar sketsa manual di kertas, kemudian di-scan, baru deh outline yang rapih dan pewarnaannya menggunakan media pen tablet dan komputer. Nah, itu lah bedanya ama yang menjiplak dengan yang tetep nggambar sendiri. Bedanya yang niat beneran bikin dengan yang niat curang.

Sebenernya tracing itu gak salah kok! Gak dosa. Tapi bisa jadi salah kalo kondisinya seperti ini :

1. Menggunakan foto milik orang lain tanpa izin

2. Apalagi kalo fotonya ternyata foto komersial

3. Udah pake foto orang, tanpa izin, dijiplak tanpa/minim improvisasi pula. Cuma beda di warna doank, misalnya.

4. Dipake untuk tujuan komersial, alias diperjual belikan, atau dipamerkan ke publik tanpa memberitahu sumber gambarnya darimana.

Ada beberapa komikus asing yang kesandung sama masalah tracing dan jiplak-menjiplak ini misalnya pada komik Slam Dunk, dan ada juga komikus asing yang niru dari manga Bleach. Contoh-contoh produk dan karya hasil tracing yang ketahuan orang-orang bisa dilihat di sini. Tapi disitu gabung sama segala macam kasus plagiarisme, pencurian ide, dan kasus-kasus cuma mirip :D tapi ya bisa dilihat-lihat deh, sekalian liat pendapat orang lain tentang tracing atau meniru atau yang cuma mirip.

Fiuhh, ini mengerikan. Gue aja masih menggunakan metode meniru loh untuk latihan gambar. Selain itu, utk menggambar pose yang sulit pun kadang gue pake foto-foto dr internet. Walau yang gue tiru cuma pose tubuh doank. Baju, karakter, muka dan lainnya beda. Soalnya gue belum punya kamera buat ngambil gambar2 pose tubuh yang susah.

Walau kita mikirnya “Ah, kan ini gambarnya pake improvisasi, ga bener2 plek niru aja gitu…” tapi orang lain belum tentu mikirnya sama  TT__TT

Jadi, sudah jelas kan sekilas tentang tracing? Mudah-mudahan memberikan pencerahan XD

Banners