METAL!

post details top
Nov 30th, 2010
post details top
METAL!

Gue percaya pada pentingnya menanamkan metal pada anak-anak sedini mungkin

yah, jadi, harap maklum kalo saya ketemu dengan anak2 anda yg masih balita dan saya ngotot ngajarin “METAL”

hidup metal.

shampoo metal maksudnya.

Cewek Matre dan Pacarnya

post details top
Nov 21st, 2010
post details top

Gue lagi keranjingan nonton serial “Lie To Me”, itu film serial tentang seorang pria yang pandai membaca ekspresi orang. Foster bertahun-tahun mempelajari micro expression, ia memiliki sebuah perusahaan yang menjual jasa untuk “menemukan kebenaran”. Misalnya untuk menginterogasi penjahat, mencari tahu apakah seseorang berbohong atau nggak, ya gitu deh.

Over all, menurut gue film ini seru. Walau gue masih lebih suka The Big Bang Theory sih…

Yang menarik, ada satu episode tentang seorang milyuner yang ingin mengetahui apakah kekasihnya mencintainya apa adanya, atau hanya tertarik padanya karena harta.

Gue jadi inget dengan temen2 gue dan keluhan mereka tentang cewek matre, atau pacar matre.

Misalnya temen gue yang naksir seorang cewek cantik, rambut panjang, kuliah di univ swasta ternama di jakarta. Waktu tahu si cewek akhirnya berpacaran dengan seorang cowok bermobil mewah, temen gue misuh-misuh,”Modal gue cuma motor bebek, sih… Coba kalo BMW, pasti dia mau ama gue…”

Atau temen gue yang lain… yang cerita ngebeliin ini itu untuk pacarnya, tapi tiba-tiba putus dan ceweknya jadian ama cowok lain. Sibuklah temen gue ngomel “Padahal gue beliin dia tas anu, parfum itu, gue modalin ke salon…” bla bla bla.

Dan kemudian pada akhir kata mereka menyimpulkan, cewek-cewek itu sebagai cewek matre. Morotin mereka, setelah puas, cari cowok lain yang tajir. Atau untuk yg masih proses menggebet, biasanya menarik kesimpulan : ya iyalah dia ga mau ama gue… coba kalo gue banyak duit, mana mgkn dia nolak gue..

Sebagai seorang cewek, gue gak memungkiri, emang ada tipe cewek kayak gitu. Ada uang, ada cinta *tsah* biar gak ada cinta, yang penting ada uang *halah*. Kadang-kadang gue dan temen-temen gue yang men-spot kecenderungan “cewek matre” pada seseorang, juga ikut geleng2 kepala melihat kelakuan mereka.

Tapiii, jangan samain cewek matre, dengan cewek yang selektif. Beberapa cewek saat ingin membina hubungan yang mengarah ke pernikahan, pasti lebih memilih cowok yang mapan, minimal stabil secara finansial. Itu beda sama cewek matre. Kalo cowok pemalas yang nggak mau kerja, masa berani mengharapkan seorang wanita mau menyandarkan masa depannya dan calon anak-anaknya?

Balik ke cewek matre.

Gue punya jawaban simpel ke temen2 gue yang suka mengeluhkan tentang gebetan matre atau pacar matre.

Misalnya salah seorang temen gue yang ngatain gebetannya matre hanya krn dia ditolak. Gue biasanya ketawa sambil ngomong, “Lagian elo juga, naksirnya ama cewek model begitu, cantik, tinggi, pinter… Coba sana lo deketin cewek dusun, atau cewek2 yang gak bergaya kayak gitu.”

Iya ga, sih? Lo naksirnya sama cewek model “high class” yang biaya perawatannya tinggi. Bukan masalah ceweknya yang matre, elo aja yang belagu… cuma mau deketin cewek cantik, cewek keren. Apa bedanya cowok kayak gitu dengan cewek matre? Apa bedanya cewek yang deketin cowok hanya  karena duit, dengan cowok yang cuma mau deketin cewek yang cantik atau ber-tok*t gede? Sama aja kan? sama-sama shallow.

Lalu dengan cowok-cowok yang mengeluh pacarnya matre dan suka minta dibeliin ini itu, biasanya jawaban gue lebih polos lagi : “Ah, ya gak apa-apa lah lo beliin dia ini itu. Toh itu semua gak gratis… lo pasti dapet service memuaskan donk dr cewek lo? Ya impas lah… lo beliin dia ini itu, dia mau ngeladenin lo ini itu.  Sama-sama seneng kan?”

Dan masalah selesai

Mau ngatain pacar atau gebetan lo sebagai cewek matre? Ngaca dulu sana. Kenapa juga elo milih cewek itu? Kalo hanya karena cantik ato body-nya bagus, well… barang bagus  pasti harga belinya tinggi. Service memuaskan juga didapat dengan biaya yang nggak murah donk. simpel aja kan?

Kesalahan yang Tak Termaafkan…

post details top
Jul 2nd, 2010
post details top

… bagi gue.

Oke, mgkn bisa gue maafin, tapi susah untuk gue lupain.

Well, gue cuma manusia biasa, dan bukan malaikat.

1. Orang yang memanfaatkan gue habis2an, cuma nyari gue di saat butuh bantuan dan ngejadiin gue budak egonya habis-habisan. Selalu maksa gue untuk nurutin keinginannya dan marah-marah kalo gue gak bisa ngikutin kemauan dia. Memperlakukan gue seperti pembantu, minta ini minta itu. Sementara dia sendiri gak pernah ada saat gue butuh, saat gue curhat cuma mau dengerin 5 menit habis itu sisanya 2 jam untuk membahas masalah dia dgn pacarnya, pakaiannya, dan musuh-musuh dia.

Dan setelah dia sukses, gue pun ditinggal gitu aja sementara dia sibuk dengan temen-temen barunya. Lupa sama sekali dengan gue yang ada di saat-saat dia jatuh. Nginjek kaki ke rumah gue pun dia gak sudi, pdhl dulu cuma rumah gue yang menerima dia di saat gak ada org lain yg mau nerima dia. Hanya krn rumah gue kecil dan sederhana? Terlalu sempit untuk ego dan kesombongan lo?

2. Orang yang nyakitin hati nyokap gue dan malah menghina nyokap gue setelah puas memanfaatkan kebaikan nyokap gue. I will never forget that. kecuali klo dia minta maaf ke nyokap gue.

3. Orang yang memanfaatkan bokap gue. Menipu bokap gue. Nyakitin bokap gue. Hubungan gue memang gak baik ama bokap gue, tp bukan berarti gue terima kalo ada yang jahatin bokap.

4. Pembohong. Selalu berbohong dan mengira gue gak tahu. Dan setelah ketahuan bohong, bukannya nyadar, tobat, malah bertingkah kek manusia paling bener. Membuang gue demi menjaga harga dirinya, sesuatu yg sebenernya dia gak punya tentu saja, hanya karena gue udah tau semua aib dia.

5. Yang membuang gue karena punya temen baru yang lebih gaul. Yang lupa temen lama setelah dapet temen baru. Yang milih-milih temen. Gue tahu banget lo pilih-pilih temen, plis deh, gak usah sok jadi manusia rendah hati yang baik dan berkepribadian bagus. Gue tahu banget, lo cuma pinter berpura-pura, lidah lo bercabang, dan elo itu cuma topeng dengan kepribadian kosong melompong.

Gue gak keberatan lo ninggalin gue. Tapi ketika lo gue kasi kesempatan untuk berubah dan memperbaiki segalanya, elo malah tetep bertingkah, saat itu pintu gue buat lo udah tertutup. Saat ini, tepatnya. Lo gak punya tempat lagi di dalam hidup gue.

6. Orang yang melecehkan gue di depan umum, berusaha mempermalukan gue, orang yang sombong, ohhh, percayalah, gue inget apa yg udah lo lakuin. Lo pikir gue gak marah? Gue diem bukan berarti gue gak pengen nampol muka lo :) Lo pikir lo siapa sampe ngerasa berhak menjatuhkan orang lain di depan umum padahal tu orang gak salah apa-apa?

Syukurlah di antara semua orang-orang brengsek di atas, Tuhan masih memberikan gue, si pendendam yang juga brengsek ini, sahabat-sahabat yang baik dan menyayangi gue apa adanya gue. Menegur di saat gue salah, tapi nggak ngilang pas gue butuh tempat curhat. Walaupun gak bisa sering-sering ketemu, tp masih tetep mau nyediain waktu untuk ngumpul, sekedar merokok dan minum kopi, atau nongkrong di kalimalang sambil ketawa-ketawa tentang hal2 yg hanya dimengerti oleh kita.

Seperti gue bilang, gue bukan orang suci. Memang lebih mudah mengingat kesalahan orang lain daripada kesalahan kita sendiri. Lebih mudah menghujat daripada introspeksi diri dan meminta maaf.

Well, mungkin seiring berjalannya waktu, gue akan memaafkan, mungkin jg nggak :p seenggaknya, gue gak mau membuang-buang waktu gue mikirin mereka, knp mereka tega, knp mereka gak tobat-tobat, dan lain lain.

Jalan keluarnya cuma satu buat gue : mencoret mereka dari dalam hidup gue.

Selamat tinggal kalian para lintah darat, penipu, pembohong bermuka dua, parasit, makhluk-makhluk berkepala besar yang merasa orang lain tidak pantas menjadi teman kalian kecuali yang kepalanya sama besarnya dengan kalian, dan orang-orang yang berbahagia hanya jika punya bahan untuk dihina-hina dan dilecehkan… Hidup saya sangat bahagia tanpa kalian ;-)

FYI, bullying sekarang udah jamuran.

post details top
Jan 4th, 2010
post details top

Perhatian : semua nama yang ada di sini adalah bukan nama sebenarnya. kalo ada kesamaan nama, itu tidak disengaja (ato saya malas ngarang nama lain). Selain itu WARNING, POSTINGAN INI PANJANG, KALO MALAS BACA, SILAKAN LANJUT KE BLOG ORANG LAIN

Gue punya sahabat cewek, namanya sebut aja BATMAN, dan inget, dia CEWEK.

1 hal yang bisa gue katakan tentang dia, jangan coba-coba cari gara-gara sama dia kalo nggak mau berakhir bonyok.

Suatu hari pantatnya pernah dicolek sama tukang becak, yang terjadi berikutnya adalah si tukang becak terkapar di tengah jalan karena t*t*t-nya diinjek-injek sama batman. Orang-orang yang melihat kejadian itu terpaksa menarik-narik dia untuk menyelamatkan sang tukang becak naas tersebut. Kisah lainnya, dia pernah digencet kakak kelas waktu masih SMP. Dan percayalah, sang kakak kelas kemudian terpaksa dirawat di rumah sakit.

Yah, kebayang kan betapa brutalnya dia?

Di SMA, mungkin gue satu-satunya cewek yang tahan bertemen sama dia, sisanya temennya cowok semua. Dia sendiri suka heran kenapa gue bisa tahan bertemen sama dia. Jangan tanya. Gue juga heran. Hahaha…

Trus apa hubungannya si batman dan geng philia?

Geng Philia gak tahu kalo Batman adalah wanita yang berbahaya.

____________________________ (more…)

Bullying? BASI!

post details top
Dec 8th, 2009
post details top

Bullying ato gencet-gencetan kayaknya udah ada dari jaman dulu. Sebagai anak SD yang masih polos, gue udah disodorkan adegan bullying dan gencet-gencetan ala dorama “Rindu-Rindu Aizawa” yang bikin gue, anak kecil yg masih polos dan lugu ini, menangis tersedu-sedu karena kejamnya gerombolan cewek cantik terhadap seorang suzu aizawa yang kere dan ga cakep-cakep amat.

Ketika gue beranjak SMP, tak disangka gue bisa melihat yang namanya bullying. Walau ga separah dorama jepang yang gue tonton. Suatu hari tiiba2 di mading sekolah, ada pesan buat gue dari anak kelas 3. Isinya kurang lebih begini : buat onie, kelas 1B. Jangan caper, ok!

(more…)

« Previous Entries

Banners