Kebebasan Berpendapat Minus Mikir.

post details top
Jan 20th, 2011
post details top

Katanya freedom of speech

kebebasan berpendapat?

Bikin gue bertanya-tanya, apakah yang dimaksud dengan kebebasan berpendapat itu sama dengan asal njeplak ngomong gak pake mikir, main asumsi dan bawa-bawa nama orang, lembaga, komunitas ato apapun yang ternyata gak berhubungan.

Itu kayak bilang

“Gayus itu koruptor, makanya semua tetangga di kompleknya Gayus itu sama korupnya. Termasuk Pak Soleh, Bu Yanti, dan Mbak Fatima. Mereka pasti koruptor kayak Gayus. Fuck Pak Soleh, Fuck Bu Yanti, Fuck Fatima.”

Kebebasan berpendapat itu rupanya ada yang mendefinisikan sama kayak asal njeplak gak pake otak. Apa salah Bu yanti? Apa karena dia pernah ngasih pinjem kemoceng ke istrinya Gayus, lalu dia boleh dicap koruptor?

Apa karena Pak Soleh pernah bantuin Gayus cuci mobil maka dia koruptor?

Apa karena Fatima pacaran sama Sanip, anak sulungnya Gayus, maka dia juga koruptor?

“Oh, gue gak suka sama Bu Yanti, soalnya dia minjemin kemoceng rusak ke Gayus…”

So what’s up with abusing the F words? Gimana kalo ternyata Bu Yanti gak pernah minjemin kemoceng ke istrinya Gayus, ternyata dia cuma mungut kemoceng jatoh di depan rumah istrinya Gayus? Tapi lo udah memaki2 dia dengan seenak udel.

Apa bedanya elo dengan demonstran yang teriak-teriak di depan gedung DPR cuma krn dikomporin berita di koran, padahal lo ga ngerti esensi dari yg lo protes?

We have no right to express an opinion until we know all of the answers.

– Kurt Cobain

Inget ya temans, kalo lo mau memaki orang lain dan menuduh macem2, pikir dulu pake otak. Jangan sampe salah sasaran, apalagi fitnah. Gimana kalo orang yg lo kata2in, jelek2in, ternyata gak tau apa2? Apalagi kalo sampe lo tulis di blog. Gue pernah baca, seseorang dituntut ribuan dolar gara2 menghina perusahaan jasa sambil bawa-bawa anak dan suami pengusaha yang dia maki-maki.

If you have a problem, fix it. But if you can’t fix it, then turn the fuck around. Lanjutkan hidup lo, dan lawan orang atau sistem yang lo gak suka pake otak dan aksi yang bener, bertanggung jawab.

Kita bukan anak SMP lagi, yang kalo salah dan ditegur tinggal ngamuk-ngamuk teriak2 “SUKA-SUKA GUE! ITU KAN OPINI GUE! BEBAS BERPENDAPAT DONK!”

lalu orang akan diam dan berkomentar “yah, namanya juga anak-anak, gak bisa lah kita paksain berpikir maju…”

– nama dan illustrasi kasus murni fiktif, ga usah mikir macem-macem–

Secangkir Hujan

post details top
Jan 18th, 2011
post details top

ini tentang secangkir hujan

yang aromanya membasuh keluh kesah

di antara kata-kata yang lelah

dan pertanyaan sepi : akan kemana?

ini adalah secangkir hujan

yang berdiri sepi di ujung meja

dan bekas bibirmu terjejak di sana

dan aku bertanya

menatap ke dalam matamu

adakah setiap tetes di dalam cangkir ini

mampu melunturkan semua amarah dan caci maki

semua sisa sisa air mata yang mengering

lembar demi lembar surat cinta yang pernah datang

….

ini hanyalah secangkir hujan

disesap bukan untuk melepas dahaga

sekedar membasuhnya

yang kau ambil dengan menangkupkan tangan

di bawah mimpi mimpi yang luntur tergerus waktu

….

secangkir hujan

mengambang di sudut meja

terasa pahit

seperti air matamu

Welcoming 2011 \m/

post details top
Jan 2nd, 2011
post details top

woooohhh, 2010 baru aja lewat! Tahun 2010 itu tahun yang berat banget buat gue, penuh cobaan lah pokoknya. Mungkin yang paling berat itu waktu keluarga gue ditipu habis2an sampe kolaps. Untungnya, keluarga gue diberi kekuatan untuk menghadapi semua itu dan kesabaran untuk nggak melakukan hal-hal jahat ke orang-orang yang udah menipu dan merampok kami =) Well, life is tough, rite?

Tapi di luar kejadian tersebut, ada banyak hal baik terjadi buat gue. Akhirnya gue pindah dari kantor lama, dan bekerja di kantor baru yang gajinya lebih baik, lebih menghargai pekerjaan karyawannya, dan lingkungan kerja yang lebih menyenangkan. Dengan penghasilan yang lebih baik, gue jadi bisa bantu orang tua gue. Rasanya kayak hidup gue tuh pas-pasan. Pas keluarga gue nggak sanggup menjaga dapur untuk tetap ngebul, pas gue dapat penghasilan yang lebih baik, jadi bisa ngebantuin orang tua gue =) And then, life is good :)

Melihat ke belakang, gue kaget dengan resolusi yang berhasil gue capai di tahun 2010 ini, gue malah lupa loh isi postingan resolusi 2010 yang udah gue tulis di blog ini.

Ini resolusi gue tahun lalu dan hasilnya.

1. mencoba membuat karya untuk dipublikasi lagi,

Hasilnya : gue sudah mencoba, tapi ya mencoba doank dan itu juga belum selesai. Yah… bisa dikatakan resolusi ini hanya berjalan 10% =))

2. mandiri.

Hasilnya : secara finansial, gue gak pernah minta duit lagi ke orang tua. Selain itu, gue udah mulai bisa menyimpan masalah sendirian, tapi ya tetep sih… masih ada satu orang yang jadi sandaran gue. Heheheh…

3. berhenti merokok. ngurangin frekuensi ngerokok.

Hasilnya : berkurang kayaknya, 1 bungkus kadang2 bisa tahan sampe 36 jam =p

4. beli pen tablet dan laptop.

Hasilnya : Di depan gue saat ini ada macbook unibody dan pen tablet bamboo *soalnya ini posting di sela-sela ngerjain kerjaan kantor* Dan 2 benda ini, gue beli pake duit gue sendiri. Sumpah, gue ga nyangka bisa beli benda-benda idaman gue ini XDDDD

5. Setelah resmi menjadi Graphic Designer, saya ingin resmi juga menjadi Illustrator. maksudnya adalah dengan membuat karya2 illustrasi yang dipublikasikan atau komersil.

Hasilnya : satu desain cover buku, dan 2 illustrasi karikatur. Secara pribadi gue berterimakasih sama 2 blogger hebat yang gue kenal yang udah memberikan kesempatan ini, walau gue yakin, gue masih perlu banyak belajar.

Wah, mungkin bisa dibilang, 75%-90%, resolusi tahun 2010 gue berhasil =) Ini prestasi buat gue! Ternyata Tuhan banyak banget ngasi rejeki buat gue melalui sahabat-sahabat, keluarga, dan teman-teman di dunia maya. Gila. Mudah-mudahan Tuhan membalas kebaikan mereka berkali-kali lipat. AMIN!

Untuk resolusi 2011, nanti gue pikirkan dulu =)) soalnya gak konsen nih ngetik postingannya, gue masih ada kerjaan kantor yg harus diselesaikan. Liburan tahun baru dihabiskan dengan bekerja dan bekerja. Nggak juga sih, malam tahun baru kmrn masih sempet bakar ayam sama temen2 gue, dan masih sempet pergi belanja ini itu buat keperluan tahun baru *dan keperluan kerja*.

Gimana dengan resolusi tahun lalu kalian? Ada berapa yang kesampaian? Semoga banyak juga yaaa..

Oke, gue balik lagi kerja, masih ada desain seragam dan interactive display yang harus gue kerjain.

Semoga tahun 2011 menjadi tahun yang lebih baik untuk kita ya =)

7 Tahun Blogfam

post details top
Dec 6th, 2010
post details top

Pertama kali gue ngeblog itu kalo nggak salah 2005-2006, nulis lewat blog friendster, kemudian migrasi ke Blogspot. Tapi gue bosen cuma baca blog gue sendiri dan blog temen-temen friendster gue, yang isinya cuma curhat galau yang gue gak ngerti isinya. Sebelas dua belas lah ama isi blog gue sendiri =))

Akhirnya gue mulai blog walking, nyari blog-blog bagus dan seru, buat gue hitungannya kayak baca buku gratis, sembari gue kerja partime jadi resepsionis dulu. Waktu blogwalking ini lah, gue pertama kali tahu tentang Blogfam. Gue lihat banyak banget blogger yang memajang banner Blogfam.

Pertama gue gak ngerti apa fungsi banner itu, kenapa banyak banget orang yang masang banner Blogfam. Akhirnya gue klik mouse gue di banner salah seorang blogger, dan nyasarlah gue ke Forum Blogfam.

Gue gabung di Blogfam Desember 2006, disambut dengan hangat waktu pertama kali posting perkenalan. Agak gaptek karena gak ngerti cara posting dan interaksi di forum. Tapi itulah Blogfam, keluarga maya pertama gue.

Dari Blogfam, gue belajar banyak soal etika blogging, teknis mengutak-atik blog, berinteraksi dengan para blogger, sampe pertama kalinya melakukan kopdar dengan mereka. Gue baru tahu yang namanya kopdar setelah bergabung dengan mereka. Ternyata kopdar itu seru, padahal tadinya gue gak mau kopdar-kopdaran. Udah bayangin bakal aneh ketemu orang-orang yang gue gak kenal, kayaknya juga gak mungkin nyambung, secara beda umur dan beda gaya. Kopdar dengan Blogfamers, mematahkan semua asumsi gue :D Mereka ramah, baik, kocak, heboh, gak sombong atau meremehkan gue karena gue masih ABG.

Setiap hari, gue pasti login ke Blogfam. Sekedar posting gambar, curhat, becanda, atau ngerumpi di forum. Apalagi waktu itu lagi ngegebetin moderator Blogfam, makin seneng pula gue main ke sana =)) *motif terselubung* Ya selain itu, gue seneng main ke forum Blogfam karena gue suka baca CERFET dan CERBUNG bikinan Blogfamers, hitungannya baca novel gratis gitu XDDD Di Blogfam ini juga, adalah pertama kalinya tulisan gue di-publish dalam antologi “Ramuan Jomblo”, prestasi yang mgkn kecil utk orang lain, tp besar banget buat gue.

6 Desember 2010, gak nyangka Blogfam udah berusia tujuh tahun, mungkin termasuk salah satu forum blogger Indonesia paling lama. Dan usia gue di Blogfam udah mencapai 4 tahun :D Dari Blogfam lagi rame-ramenya, sampe jadi sepi gara-gara kemunculan Facebook dan Twitter, sampe jadi rame lagi. Banyak Blogfamers yang datang dan pergi, ada yang muncul lagi, ada yang sekarang udah jadi penulis terkenal, ada juga yang akhirnya benar-benar meninggalkan keluarga ini.

Di usia yang ke 7 ini, gue mendoakan semoga Blogfam panjang umur, sepanjang umur blogosphere Indonesia. Karena blog, bukan hanya sekedar tren, kan? Terimakasih untuk segala keramahannya dan kopdar-kopdar yang menyenangkan serta bimbingannya di blogosphere ini :D

Besok Blogfam mau ngadain Kopdar Durian di Mampang, denger-denger, buat Blogfamers yang duluan dateng bakal dapet gratisan usedbooks seru, loh! Dan jangan lupa untuk ikutan Lomba Menulis Blogfam, hadiah utamanya Rp.500.000,- dan paket buku. Cepetan! Datelinenya hari ini XDDD

SMS dari Mama

post details top
Dec 6th, 2010
post details top

“Tiara udah gede! Masa nggak boleh pulang malem??” pekik Tiara.

“Pokoknya Mama jemput kamu sekarang!” Ibu menjawab dengan tegas.

“Udah, deh! Mending gak punya Mama kalo kolot kayak gini.” Tiara memutuskan hubungan telepon mereka.

Hari ini acara ulang tahun Rini, sahabatnya di sekolah. Waktu menunjukkan pukul sepuluh malam, dan Ibunya sudah berisik menyuruh pulang, padahal acara baru akan selesai jam satu. Tiara kesal karena malu jika ia sampai dijemput Ibunya di depan teman-teman.

Dua jam kemudian, tepat pukul dua belas, sebuah pesan masuk ke selular Tiara.

Mama tidak bisa jemput. Mama sayang kamu. Selamat tinggal, Sayang.

Disusul pesan lain dari Ayah Tiara.

Tiara, Papa jemput sekarang. Polisi telepon, Mama sedang kritis di UGD. Jam 10 tadi Mama kecelakaan di jalan saat hendak menjemputmu.

______________

Flash Fiction ini diposting dalam rangka meramaikan Lomba Menulis Flash Fiction Blogfam

Jangan Tebang Pohon Itu!

post details top
Dec 6th, 2010
post details top

Orang-orang menertawakan Nek Minah yang berulah ketika Djarwo hendak menebang pohon-pohon besar di pinggir jalan.

“Jangan ditebang! Ada anak kecil sedang tidur di sana.”

Tidak ada yang mau mendengarkan peringatan nenek renta itu, karena ia memang dikenal kurang waras. Sering berbicara sendiri, tertawa pada tiang listrik, tidur di jalanan.

Setelah pohon itu ditebang, tidak ada apa-apa. Hanya khayalan Nek Minah saja. Djarwo dan rekan-rekannya menggeleng kepala, mengingat betapa histerisnya Nek Minah menghalangi Djarwo tadi.

Malamnya, Djarwo didatangi oleh seorang pria yang membawa anak kecil berkepala botak, meminta pertanggungjawaban atas cedera anaknya karena jatuh dari pohon, “Kaki anak saya patah! Kamu harus tanggung jawab!”

Djarwo terdiam kaku melihat pria tersebut, makhluk hitam besar dengan rambut lebat menutupi wajahnya. Tersembul taring berwarna kekuningan sebesar jari telunjuk dari mulutnya.

______________

Flash Fiction ini diposting dalam rangka meramaikan Lomba Menulis Flash Fiction Blogfam

« Previous Entries Next Entries »

Banners