Pengamen Apa Tukang Palak?

post details top
Sep 25th, 2010
post details top

Udah tau belum kalo pengamen itu bisa dibagi dalam 3 kategori?

1. SENIMAN JALANAN

Seniman jalanan itu adalah tipe pengamen yang paling disukai orang-orang. Biasanya penampilannya nyeni, kadang bergerombol, bawa alat musik lengkap. Kalo udah mulai beraksi, mereka selalu memainkan lagu yang mereka bawa dengan wajah tersenyum. Bahkan mereka tampak menikmati lagu yang mereka dendangkan.

Cenderung terima dengan senyum berapapun yang diberikan oleh pendengarnya, nggak dikasi jg gak apa-apa. tapi seringan malah dikasi banyak duit sama orang-orang, karena permainan lagu mereka bikin hati senang, dan pembawaan mereka yg sopan dan ramah.

2. PENGAMEN

Alat musik yang digunakan biasanya standar : gitar, drum seadanya, harmonika, suling. Cenderung ngamen untuk cari uang demi memberi makan anak istri atau orangtua. Kadang kemampuan musik pas2an, tapi tetap berusaha bermain dengan baik. Kadang ramah, tp kadang mukanya kecapekan, kayak lagi banyak pikiran.

Pengamen kayak gini biasanya cuma dikasi gopek atau sukur2 seribu. Biasanya karena pilihan lagunya enak, mainnya gak cempreng, jadi nggak mengganggu sama sekali. Jadi orang-orang yang kebetulan punya receh, ikhlas2 aja ngasi recehnya ke dia. Dikasih recehan pun masih mau, asal nggak 100 perak tok.


3. TUKANG PALAK

ngakunya pengamen, bawa gitar, ukulele, atau  alat musik handmade macam botol aqua atau yakult yang dikasi pasir. Tapi sebelum menyanyi biasanya diawali dengan ancaman, atau nyanyi tanpa permisi. Suka marah2 kalo ngeliat ada orang yang tidur ketika dia lagi ngamen, dituduh pura-pura tidur.

Kadang suka bilang “Lebih baik kami ngamen daripada ngerampok, bla bla bla…”, ancaman terselubung yang bikin orang tambah bete atau malah takut. Kalo dikasi recehan, biasanya marah2 atau malah ada yg teriak “Astagfirulla Alazim, gue cuma dikasi dua ratus!!!”

Kalo gak dikasih marah2 juga, kadang nyumpahin, tapi ada juga yg kalo gak dikasi tetep nyodorin tangan minta duit sambil melotot *eh anj*ng, lo ngamen apa malak, setan!* Ada pula yang berani ngebentak dan nyumpahin padahal orgnya udah ngasi tangan untuk menolak baik2.

Atau pernah neriakin ibu2 di bis “Pelit amat Bu Haji, padahal pake jilbab!” *dan herannya gak ada yg belain ibu tua itu dgn negus si pengamen. dasar laki2 di bis, nyaris gak ada yg bisa diandelin buat belain kaum wanita*

Ada juga yg bawa-bawa agama nyeramahin orang2 yang gak ngasi duit, bahkan dikasi gopek pun masih ngomel.  Bawa-bawa surga neraka, hukum ikhlas, dll. *Eh kampret, situ pikir situ udah paling bener??? udah ngamen tanpa diminta, mainnya jelek, malah bikin sakit kuping, pake ngancem, trus nyuruh orang ikhlas ngasi seribu?? Kalo tu orang pada tajir, bukan naik bis, tapi naik BMW.* Udah salah, ngerasa sok paling bener pulak.

padahal modusnya sudah persis seperti tukang palak, tapi masih dengan pede menyebut diri sebagai pengamen, bahkan seniman jalanan. CUIH.

ini polisi pada kemana sih? Masa pengamen palsu begitu bisa bebas keliaran?

mereka ngerasa udah hebat dengan ngamen dan pantes dapet seribuan, padahal gak ada yg minta dia ngamen, gak ada juga yg bisa nikmatin lagunya, malah ngerasa keganggu. trus berani-beraninya minta org2 ikhlas untuk ngasi duit ke dia. orang mengganggu ketenangan, malah minta duit? gila apa.

situ pikir orang2 yg naik bis atau makan di pinggir jalan itu gak butuh duit jg? tus kalo gak punya recehan, harus ngasi elo 10rb gtu? situ pikir org2 yang naik bis itu org kaya? situ pikir mereka gak kerja banting tulang buat dapetin duit yg mereka punya?

*le, kenapa gak ngmg langsung aja ke pengamennya?*

UDAH SERING.

dikasi 1000 tp recehan semua, malah ngedumel. yg tadinya ikhlas malah jadi gak ikhlas.. *dibales aja : saya juga kerja keras biar dapet duit tauk!”

gak punya recehan, akhirnya minta maaf dengan sopan, malah dipelototin sambil tetep nyodorin tangan *gue bales : situ ngamen apa malak???*

duit tinggal 10rb padahal rumah di bekasi dan itu masih di grogol, dipalak pengamen di bis, dikerubungin 3 orang yg pd melotot *terpaksa ngasih seribu sambil ngitung2 masih cukup apa nggak buat pulang sampe rumah, serem bo dikerubungin 3 orang. laki2 di bis-nya gak ada yg mau belain*

serius deh, walaupun macet makin parah gara2 makin banyak yg pake mobil pribadi dan motor, gue maklumin deh buat kaum perempuan. terlalu banyak bahaya buat perempuan di transportasi publik di negara kita. klo punya kendaraan pribadi, mending ga usah naik bis.

waktu adalah musuh kami

post details top
Sep 18th, 2010
post details top

waktu adalah musuh kami

gravitasi yang merantai kami pada sebuah nama. logika.

malaikat maut yang menanti di ujung jalan, tersenyum meramalkan kekalahan kami

tepian dari kanvas kami, bagian yang tak terlukis oleh kuas kami, tak tersentuh oleh warna kami

mati itu tidak menakutkan, percayalah

kesadaran akan sebuah hilang, jauh lebih menakutkan

kesadaran ketika kita telah sampai di tepian waktu, itu adalah sakit yang lebih nyata

dan ketika kami hanya menjadi secarik masa lalu

yang siap terbungkus rapih untuk disimpan

mungkin saja dilupakan

-

waktu adalah musuh kami

pintu yang tertutup dan terkunci rapat

malam yang mengingatkan dalam sunyi bahwa hari ini berakhir

dan kami, hanyalah masa lalu yang akan berganti ketika matahari selanjutnya terbit

dan kami, hanyalah tentang jarak yang terlalu jauh untuk diraih

tentang sebuah cerita yang tak selesai

10 Novel Penting! *eh, lebih, dink…*

post details top
Sep 2nd, 2010
post details top

Terinspirasi dari postingannya oom warm, saya jadi pengen nulis beberapa buku favorit saya. Siapa tau ada yg belum baca buku-buku ini.

1. The Little Prince
Gue pertama kali tahu tentang buku ini waktu baca sebuah novel tentang guru spesialis untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Sempet nemu di lemari buku temen kuliah gue, dan kemudia gue pinjem. Ulang tahun gue kemarin, dgn baiknya nyunyu ngasi buku ini untuk hadiah gue (makasih banget ya cintah!)
Buku ini bercerita tentang seorang pilot yg bertemu seorang anak yang disebut “The Little Prince”. Pangeran kecil ini berasal dr sebuah planet kecil dan hidup seorang diri di sana, bersama sebuah mawar kecil.
Katanya ini adalah buku cerita anak-anak, tapi menurut gue, ceritanya dalam, penuh makna filosofis, dan sangat-sangat menyentuh.

2. Heavier Than Heaven by Charless R. Cross
Buku ini hadiah dari Oom Warm (terimakasih yg sebesar2nya :D), seperti The Little Prince, buku ini juga sebenernya udah jadi inceran gue sejak lama, tp gue gak sanggup belinya. Eh ternyata ada edisi terjemahannya.
Buku ini berisi biografi tentang Kurt Cobain, Sang Jenius Musik, musisi favorit gue nomor satu.
Isinya cukup lengkap, dimulai dari masa kecil Cobain, sampai kematiannya. Gue belum selesai baca, krn ni buku gue sayang-sayang banget bacanya :D

3. Akar by Dewi Lestari
Di antara rangkaian seri Supernova, episode yang satu ini jadi favorit gue. Bercerita tentang seorang pria bernama Bodhi. Gue terkejut-kejut dengan ide cerita milik Tante Dewi ini, dengan sangat baik ia menggambarkan kehidupan para punker, ia benar-benar mengerti detailnya seperti layaknya Dee adalah seorang punker sendiri (jangan-jangan iya?). Lalu di lain bab, ia membawa gue ke dalam suasana yang tegang : Khmer Merah, ladang ganja, ranjau. Lebih dalam lagi, banyak terselip perenungan dan pemikiran yang bijak, maupun nyleneh dalam tulisannya, dan Dee masih sanggup membuat kita tertawa dengan dialog dan humor yang cerdas.
Dewi Lestari adalah benar salah satu penulis terbaik di Indonesia.

4. Saman by Ayu Utami
Saya suka semua buku milik Ayu Utami, tapi Saman adalah karyanya yang pertama kali saya baca dan membuat saya jatuh cinta pada Ayu Utami. Buku ini saya dapatkan secara gratis ketika Ayu Utami menyambangi fakultas saya untuk talk show tentang dunia penulisan.
Mungkin juga buku inilah yang membuat saya kemudian malas membaca teenlit karena sudah merasakan yang namanya novel berkualitas.

5. Harry Potter and The Orde of Phoenix by J.K. Rowling
Ini mungkin episode favorit saya dari rangkaian serial Harry Potter lainnya. Di sini, adegan tegangnya lebih banyak, selain itu banyak juga kejadian-kejadian seru. Salah satu bagian favorit saya adalah ketika si kembar Wesley akhirnya memberontak dan melakukan suatu hal yang konon katanya akan diingat selalu dalam dunia sihir dan lingkungan sekolah Hogwarts.

6. Jesus The Son of Man by Kahlil Gibran
Buku ini berisi tulisan tentang Yesus dari berbagai sudut pandang. Kahlil Gibran sebagai Bunda Maria, sebagai pemungut cukai dari Lewi, sebagai Zakeus orang pendek, dan lainnya.
Saya menangis membacanya, seakan-akan tulisan itu benar-benar dibuat oleh orang-orang tersebut. Disusun dengan kata-kata yang indah, dan gaya bahasa yang berubah sesuai dengan kepribadian sosok yang sedang bercerita tentang Yesus di halaman tersebut. Kahlil Gibran seperti sedang berakting dan benar-benar menyelami sudut pandang berbagai macam orang, dan semua itu terasa benar-benar nyata.

7. Layout – Dasar dan Penerapannya by Surianto Rustan
Gue gak sanggup beli buku-buku desain yang mahalnya amit-amit, maka buku ini menjadi semacam oase buat gue dan gue beli dengan senang hati karena akhirnya menemukan buku desain grafis yang harganya gak lebih dari 100ribu.
Dan hasilnya, lebih dr worthed.
Buku ini, bisa dilihat dari judulnya, membahas dengan cukup lengkap soal layout untuk media print. Mulai dr brosur, flyer, poster, dll. Gaya bahasa mudah dimengerti dengan runutan pembahasan yang mudah diikuti, Visualisasi dan layoutnya pun menarik, gak bikin pusing, dan, sekali lagi, mudah dimengerti.
Pokoknya, ini buku wajib dimiliki untuk para graphic designer… errr…. Mgkn kecuali bagi yang udah jago ato yg punya duit banyak untuk beli kali yaaa….

8. Dunia Sophie
Buku ini gue beli krn penasaran doank, katanya bagus. Eh tauknya ni buku berat banget, baik secara bobot maupun isi. Tapi di sini istimewanya, buku ini berisi tentang ajaran-ajaran filsuf yang dibawa dalam sebuah alur cerita.
Mulai dari aristoteles, Plato, dan lainnya, dibahas lengkap di dalam buku ini dengan gaya bahasa dan penceritaan yang menarik. Pemikiran para filsuf yang dalam dan berbeda-beda disusun dalam bab-bab yang runut sesuai dengan urutan waktu ajaran mereka disebarkan. Masing-masing memberikan bahan pemikiran yang berbeda. Mengejutkan namun juga sekaligus memberikan bahan pemikiran yg dalam. Untuk satu bab tentang satu aliran filsafat aja, saya bisa membacanya sampai 3 kali biar ngerti.
Sampe sekarang, saya masih belum tamat membaca buku ini.

9. All American Girl by Meg Cabbot
Meg Cabbot adalah penulis teenlit asing favorit saya. Chicklit dan Teenlit karyanya selalu romantis, lucu, tapi cerdas. Dengan cerita yang seru dan gaya penulisan yang asik, Meg Cabbot selalu menyelipkan pesan-pesan moral dan bijak tanpa menggurui dan pelajaran-pelajaran lainnya.
Misalnya pd teenlit favorit gue ini, Meg Cabbot menyelipkan ilmu dasar tentang menggambar : “gambar apa yg kamu lihat, bukan apa yg kamu tahu.”
Beberapa tahun kemudian, kalimat ini diucapkan oleh dosen illustrasi saya (yang kejeniusannya tidak dapat diragukan lagi) ketika saya belajar menggambar model hidup.
Atau pelajaran lainnya : “Sebelum kamu melanggar suatu peraturan, kamu harus mengerti dulu tentang peraturan tersebut.”
Jauh sebelum orang2 menulis itu di twitter, saya sudah membaca kalimat duluan dalam sebuah novel teenlit. Iya teenlit, bukan koran, bukan juga buku tentang psikologi atau politik.

10. Menulis nomor 10 adalah bagian tersulit untuk saya, krn masih banyak buku-buku kesayangan saya. Jadi, drpd menulis judul ke-10, saya akan mengisinya dengan beberapa judul buku favorit saya lagi yang tidak bisa saya biarkan tak tersebut di postingan ini:
- Darr! Komik Indonesia by Marcel Bonnef (sejarah dan perkembangan tentang komik Indonesia yg ironisnya justru ditulis oleh seorang Perancis)

- Bankir Sesa[A]t by Ichanx. ketinggalan disebut euy… haahahahah… *jangan ngambek ya chanx, kerockan lagi yuk, udah nemu baju kerockan yg cocok banget nih* ini gue setuju klo dimasukkin ke daftar novel/buku penting. nanti bisa dibuktiin sendiri ketika kalian sampe pada kata “GANTENG MAUT” di buku ini. percayalah.
- Kambing Jantan by Raditya Dika
- Trilogy tentang komik (Reinventing, Understanding, dan Making Comic) by Scott McCloud
- Jomblo by Aditya Mulia
- 5 cm by Donny Dirgantara (semoga tidak menjadi one hit wonder)
- Laskar Pelangi by Andrea Hirata

Hahahahha, jadinya malah lebih dr 10 buku ya? Tapi gak apa2, drpd gak kesebut.
Kalo dari judul-judul di atas ada yang belum pernah kalian baca, sangat dianjurkan untuk membeli dan membacanya, krn buku-buku yang judulnya saya sebut, adalah buku-buku tebaik :D
Nah, buku favorit kalian sendiri apa aja? Share doonk, siapa tau ada yg patut gue beli XD

Dancer Gadungan

post details top
Aug 31st, 2010
post details top

Ini kisah waktu gue baru masih kelas 1 SMP. Waktu itu guru kesenian gue, Bu Rumondang, mengumumkan bahwa untuk tugas kesenian selanjutnya, kami anak kelas 1B harus membentuk kelompok dan membuat koreografi tari modern.
Waktu itu, gue yang berprofesi sebagai penari panggung tetap untuk acara 17-an RT, seneng banget dapet tugas kek gini. Ini salah satu kesempatan untuk menunjukkan bakat gue sbg penari (khusus 17-an RT).
Gue udah pede banget 2 sahabat gue sejak SD yg kebetulan ada di kelas yg sama ama gue, bakal bergabung menyatukan kekuatan untuk membentuk grup tari yg lebih heboh drpd grupnya om Guruh Soekarno Putra. Eh tapi ternyata, 2 sahabat gue itu udah direkrut oleh seorang cewek populer di kelas gue yg bernama Mawar (nama samaran, dan bukan korban perkosaan). Dan gue gak direkrut sama Mawar, 2 sahabat gue itu juga melupakan gue dengan mudahnya.

Kejamnya kehidupan di bangku SMP…
Akhirnya gue pun bergabung dgn teman gue yang lain, seorang cewek ramah dan berbakat bernama Fida (ini baru nama asli), gue sih seneng aja, soalnya gue tau dia jago nari :D
Yang melenceng dari khayalan gue adalah… mendadak cewek-cewek lain yang belum punya kelompok, lari ke gue dan Fida. Termasuk di antaranya, cewek yang gendut, yang koordinasi gerakannya payah, yg klemar klemer, dan yg kaku kek robot. Intinya, payah dalam menari. Gue mikir “Oke, kita harus kerja keras untuk dapat nilai bagus.”

Eh, sumpah ya, gue nyebelin banget! *ngakak*

Tapi ketika gue mulai latihan dengan mereka, gue salut sama mereka, krn mereka bener2 berlatih keras untuk bisa ngikutin gerakan gue dan Fida.
Beberapa hari kemudian, satu orang cewek bergabung lagi bersama gue dan Fida. Buangan dr kelompok Mawar, sebut aja Melati (juga bukan korban perkosaan), meminta diajak gabung. Entah krn alasan apa, ia keluar dr kelompok tarinya Mawar. Ini bikin gue mulai sebel sama Mawar. Udah ngerebut 2 sahabat gue, eh tega2nya dia ngeluarin anggotanya sendiri.
Setelah Melati masuk belakangan, menyusul-lah orang ke-12. Namanya Anggrek (jelas bukan nama Mall), dia ini punya sedikit kelainan pada tulang kaki yg bikin dia gak bisa lari dan gak sinkron klo loncat-loncat. Satu kelompok gue kurang senang kalo dia gabung. Tapi nyokapnya nelpon gue dan minta tolong agar gue nerima anaknya masuk kelompok gue krn gak ada satupun murid yang mau masukin dia ke kelompok mereka. Akhirnya, gue dan Fida memutuskan untuk menerima si Anggrek. Sejahat-jahatnya kita, gak mungkin kita tega biarin dia gak punya kelompok tari dan gak dapet nilai. Ya kan?
Melatih 9 cewek yang nggak biasa nari aja udah susah, ditambah 1 cewek yang punya kelainan tulang. Anggrek sampe kita latih secara khusus berulang-ulang, dan gue dan Fida juga harus menyesuaikan koreografi agar nggak nyusahin Anggrek.
Pada hari penilaian, kelompok Mawar maju lebih dulu. Tarian mereka keren, anggotanya pun terdiri dari cewek-cewek langsing, cantik, dan pinter2. Gak ada yang kesusahan gara-gara gak bisa nari, atau punya kelemahan dalam koordinasi gerak tubuh. Bu Rumondang memberikan mereka nilai 8 tanpa pikir panjang.

Krn tahu bakal bersaing dengan grup-nya Mawar yg keren, gue dan Fida sengaja nguatin di koreografinya. Jadi, kita membagi kelompok kami jadi 2 formasi, dan 2 formasi ini menarikan gaya yang berbeda pada hampir semua lagu, dan baru kemudian menarikan gerakan yang sama di bagian refrain.Kami berusaha 2 kali lipat lebih keras dibanding Mawar.

Kemudian kelompok gue maju. Beberapa anak ngetawain Anggrek, meremehkan. Apalagi ketika Anggrek mulai menari, gayanya yg kaku dan kikuk menjadi bahan ledekan, Anggrek makin salah tingkah dan gak bisa konsen, dan makin banyak salah gaya. Padahal Anggrek udah sengaja kita posisikan di barisan yang tidak terlalu menonjol biar gak jadi ketawaan anak-anak. Sumpah orang yang ngetawain kekurangan orang lain adalah orang yang sangat menyebalkan!

Akhirnya? Kita cuma dapet nilai 7. kami semua kecewa, krn kita ngerasa bahwa kita kerja 2 kali lipat dr Mawar. Tapi ya gapapa lah… mungkin emang pantesnya dapet segitu.
Setelah semua kelompok selesai menari, tanpa disangka Bu Rumondang menawarkan untuk menari ulang buat kelompok yang mau. Kalo hasilnya lebih baik, nilainya akan ditambah.

Tanpa pikir panjang, gue dan Fida mengajak yang lain untuk maju lagi dan menari. Kecuali Anggrek. Iya, Anggrek gak diajak krn kami berpikir, pasti dia penyebab nilai kami cuma mentok di 7. Mendengar itu, Anggrek nangis. Dia nangis sesenggukan sambil menutup wajahnya di atas meja.
Gue ngerasa malu dan jahat banget karena berani melarang Anggrek untuk nari bareng kami karena kekurangan dia. Akhirnya gue dateng ke mejanya, dan minta maaf. Gue ajak dia dengan lembut untuk ikut nari ulang sambil minta-minta maaf ke dia. Serius, gue beneran nyesel udah nyakitin dia sampe dia nangis gitu.
“Tapi lo janji satu hal sama gue…” kata gue ke Anggrek, “Jangan dengerin yang lain. Yang bikin gerakan lo berantakan itu karena lo udah keburu ketakutan gara2 diketawain anak2.”
Anggrek nyengir sambil ngangguk, gue dan temen2 nyemangatin dia. Dan gue yakin banget, Bu Rumondang senyum sambil ngeliatin gue dan temen2 gue. Akhirnya kitapun menari ulang, Anggrek menari lebih baik dari pertama kali. Dan dengan wajah puas, Bu Rumondang pun mengumumkan bahwa kami dapat nilai 8. Gue ngeliat, beliau menulis nilai kami di buku nilainya sambil senyum senyum.

Kelompok Mawar juga ikut menari ulang, tapi nilai mereka gak berubah, tetep 8. Mawar marah dan nendang meja krn gak terima nilainya sama ama kelompok gue. Walau dipelototin Bu Rumondang, Mawar gak peduli. Well… well…
Kejamnya kehidupan di SMP… :D

Besok Pake Baju Rapih. Trus Kenapa?

post details top
Aug 18th, 2010
post details top
Besok Pake Baju Rapih. Trus Kenapa?

Gue paling sebel kalo pas presentasi desain ke kantor klien. Musti pake baju rapih. Tapi klo rapihnya gue mah, yg penting kemeja dan bukan sendal jepit. walo hasil akhirnya tetep berantakan juga.

paling males klo pergi presentasi bareng marketing cewek, dandanannya kebanting :)) dia pake high heel sama rok, gue kemeja kotak2 sama sendal biasa. kadang sepatu converse.

sampe pernah suatu hari, temen kantor gue bela2in bawain baju beberapa jenis buat gue, buat presentasi. heheheheh….

Penggemar Sushi Sejati. Trus Kenapa?

post details top
Aug 13th, 2010
post details top
Penggemar Sushi Sejati. Trus Kenapa?

Sushi favorit gue :

California Roll / California Maki / New California Roll

Ada yang mau traktir saya makan sushi? *nguareepp!*

« Previous Entries Next Entries »

Banners