mengarang itu gampang!

Haiii… ktemu lagi kita XDDD

Gara2 lama ga apdet (sebelum postingan yang terakhir, yg sebelum postingan ini) gw jadi lupa kalo gw mau cerita soal pertemuan gw dengan… ehm… Arswendo Atmowiloto (THAT Arswendo Atmowiloto) dan Ayu Utami (SAMAN?).

Jadi begini, beberapa waktu lalu di fakultas gw ada acara talkshow “Mengarang itu Gampang” yang dibintangi oleh Arswendo Atmowiloto, Andrea Hirata, dan Ayu Utami. Seandainya ada yang ga tahu ya… Arswendo itu the maker of KELUARGA CEMARA, klo Andrea Hirata ya apalagi kalo bukan penulis Laskar Pelangi yang lagi naik daun, sementara Ayu Utami adalah pengarang Saman dan Larung.

Gw bersemangat sekali waktu tahu Arswendo dan Andrea Hirata akan muncul di kampus gw yang notabene FRSD, bukan sastra. Makanya tumben2an… apalagi ada Andrea Hirata, salah satu penulis favorit gw. Sayangnya pas hari H, mas Andrea (halah) malah ga ada. Mungkin lagi berhalangan kali yaaa…. Gw cukup kecewa, krn yang gw tunggu-tunggu justru ga dateng.

Khayalan gw tentang sosok Mas Wendo (panggilannya Arswendo) dan Ayu Utami ternyata meleset jauh dengan kenyataanya. Mas Wendo ini ternyata bocor en slebor banget. Cara berbicaranya lugas dan cenderung ceplas-ceplos. Sering melawak dan suka mengawali cerita tentang dirinya denga kalimat “Saya mau nyombong dulu…”

Ada cerita lucu dari Mas Wendo yang mengaku sebagai pencipta istilah SINETRON ini. Ada yg tahu ga kalo dia jugalah pencetus nama untuk piala VIDIA (semacam piala OSCAR-nya Indonesia… tp gw lupa, untuk film atau untuk sinetron)? Nah, waktu itu dengan bocornya Mas Wendo menceritakan asal-usul nama itu…

Dengan gayanya yang cuek mas Wendo mulai cerita, “ waktu itu saya sama teman saya ke diskotik..”

Kata2nya langsung disambut oleh gw dan temen2 gw “ SEKARANG NAMANYA CLUBBING MAS. UDAH GA ADA YANG BILANG DISKOTIK LAGI!!!”

”Loh?? Udah ganti nama ya???” seru mas Wendo sambil tertawa, disambut tawa seluruh peserta talkshow. Kemudian mas wendo melanjutkan lagi ceritanya,”Di sana saya dihampiri oleh seorang pramuria…”

” Mas!! Bukan pramuria!! Itu juga udah ga dipake lagi!!” kali ini Mbak Ayu Utami yang menegur sambil tertawa. Gw dan yang lain juga ikut tertawa. Ternyata Mas Wendo masih pake istilah angkatan bokap gw XDDD

Mas Wendo malah dengan muka lebih terkejut malah nanya balik ” loh??? Sekarang udah bukan pramuria lagi namanya?? Trus apa donk??”

”waitress…” jawab Mbak Ayu Utami sambil menahan tawa.

”ooo… Weiters… bukan pramuria lagi ya..?” ujar Mas Wendo dengan polos. Gw dan yg lain ketawa ngakak. Ga nyangka Mas Wendo yang kesohor karena KELUARGA CEMARA ini ternyata orangnya bocor bgt.

Akhirnya Mas Wendo melanjutkan ceritanya dimana dia menanyakan nama si waitress. Ternyata namanya VIDIA, tp itu Cuma nama samaran. Mas Wendo menanyakan apa arti nama Vidia, yang dijawab ga ada artinya… tapi kesannya feminim aja gitu.

Nah… pada suatu hari, salah seorang menteri pada jaman ORBA yg ingin membuat piala untuk penghargaan perfilman di Indonesia meminta ide dari Mas Wendo, kira2 nama apa yang cocok untuk piala tersebut. Mas Wendo langsung manjawa PIALA VIDIA. Sang menteri lalu bertanya, apa arti nama Vidia. Dengan asalnya, mas wendo menjawab, “ Vidia artinya feminim, cantik!”

Abis denger cerita itu gw dan semua peserta talkshow langsung ngakak begoo..

“ Apa jadinya kalo si menteri tahu asal kata piala Vidia dari nama seorang pramuria??” celetuk mas wendo sambil tertawa. Gw makin ngakak, gila ni orang emang bocor banget!

Lain mas wendo, lain juga mbak ayu utami. Tadinya gw membayangkan sosok ayu utami itu mungkin bakal mirip sama dewi lestari. Tapi ternyata…. ayu utami sangat jauh sekali dari kesan kemapanan, keanggunan, dan feminis. Padahal buat yg udah baca novelnya, mungkin akan membayangkan dia seperti perempuan dengan gaya elegan atau sekalian ekstrim ala seniman.

Salah besar

Gayanya sangat jauh dari kesan mapan apalagi modis. Pakaiannya cm kaos merah ketat yang keliatan murahan dengan celana jeans semi cutbray kayak mbak-mbak dengan motif warna yg so last year. Belum lagi sendalnya… sendal dengan sol tebal dari busa, kayak sendal2 yang biasa dipakai waria. Dia juga kayaknya ga dandan gitu deh… tapi…begitu dia mulai berbicara dan menceritakan kisah dia sebagai pengarang, kelihatan sekali klo mbak ayu utami adalah orang yang cerdas, wanita yang bebas—independen. Ga ada satupun orang yg bisa mendikte apa yg harus dia lakukan. Dia juga berani dan ga peduli sama pendapat org lain tentang dirinya. Belum lagi sikap cueknya dan kesan judas tapi sekaligus ramah yg tercipta dari gayanya.

Wahhh… pokoknya hari itu gw seneng bgt. Berasa dapet angin baru. Bikin gw pengen jadi penulis novel XDDDDD hahahha… emangnya gampang apa jadi penulis??? Gw juga seneng karena gw dapet gratisan novel SAMAN-nya ayu utami beserta tandatangannya, dan kartu nama Mas Wendo. Hihihih…. cm 2 org loh yg dapet kartu nama Mas Wendo (nyombong dulu, ah…—eh, ga ada yg peduli juga yaa… XDDD)

Gw pengen beli Larung ah, lanjutannya Saman. Ada yg mau beliin saya?

ehehhehehehe

9 responses to “mengarang itu gampang!

  1. hehehe.. om wendo ngocol banget =)), yg bikin keluarga cemara itu ya? keren tuh, mestinya sinetron jaman sekarang berkiblat sama keluarga cemara yg mendidik *halah

  2. Whaaaa, enak banged sih lo Le,
    bisa ngobrol2 sm org2 handal itu,
    ugh, andaikan mengarang itu memang gampang,
    skripsi gue pasti dah kelar neyh -____-!
    *eh, emangnya bikin skripsi tuh kudu ngarang2 apa? huehuehue xP*

  3. Lea, belajar nulis novel itu dimulai dari halaman2 pertama. Nah gimana kalo halaman pertama yg lo tulis adalah ikutan lomba My LemOt tory Contest?
    Yah kali2 2-3 taun lagi orang bakalan bangga dapet kartu nama dan tandatangan lo??
    Horeee!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s