Yakin Situ Bukan Koruptor?


st1:*{behavior:url(#ieooui) }

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:”Table Normal”;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:””;
 mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
 mso-para-margin:0cm;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:”Times New Roman”;
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}

macangadungan@Djarum Black Blog Competition – Djarum Black

Mahasiswa sibuk mendemo koruptor, bapak-bapak dan ibu-ibu sibuk ngerumpiin koruptor… semua orang mengeluh kalo pemerintahan kita isinya koruptor semua. Gara-gara para koruptor itu, rakyat yang susah jadi makin susah…

Tapi kayaknya mereka jg lupa hal lain…

Kita bilang mereka koruptor, kita sendiri udah bersih belum?

  • Suami-suami yang nggak jujur soal jumlah gajinya ke para istri
  • Para istri yang me-mark up biaya uang belanja sehari-hari ke para suami
  • Anak-anak yang nyatut seribu atau 500 dari uang kembalian belanja orangtuanya
  • Yang nyogok kepala sekolah biar bisa masuk sekolah tertentu
  • Yang mau ikut kampanye partai kalo dibayar sama partainya
  • Supir-supir angkot yang tetep pake tarif lama padahal udah diturunin tarifnya sama pemerintah
  • Pegawai-pegawai yang memakai fasilitas kantor untuk urusan pribadi
  • Mahasiswa yang membohongi orangtua tentang biaya SPP atau biaya untuk tugas kuliah
  • Tukang jualan daging di pasar yang mencurangi timbangannya

Mulai dari rakyat kecil sampai orang kaya, sebenernya udah jadi koruptor. Hehehe…

Terus, masih merasa pantas mencaci maki para koruptor?

Gimana nggak mau pemerintahan isinya koruptor semua, lha wong yang di luar pemerintahan aja jangan-jangan udah belajar korupsi dari kecil?

— keterangan lebih lanjut tentang Djarum Black Blog Competition silakan kunjungi website resmi Autoblackthrough

8 responses to “Yakin Situ Bukan Koruptor?

  1. aku sendiri takut ngina korupter. Karena menurutku kita masih belum tahu apakah diri kita lebih bisa menjaga amanat ketimbang mereka, karena kita gak pernah ada di posisi mereka…

  2. puputs >> iya nih, koruptor kecil2an, makanya…latihan dlu deh biar ga jadi koruptor

    sandi >> ah, benar sekali ndi!🙂 seharusnya semua orang berpikir kayak kamu

    adit >> oke, kalo mau email ke macangadungan@yahoo.co.id
    dengan senang hati membantu🙂

  3. Ada yg bilang begini : kalo kecil2an itu bukan korupsi, namanya rejeki, nah klo banyak kan merugikan orang itu br namanya korupsi.

    Tp itu bkn prinsip saya lho.
    Ngibulin ortu wkt jaman kuliah dulu, pernah.
    Gunakan fasilitas kantor pdhl hrsnya gak boleh, jg pernah. *mgkn krn peraturannya jg gak ada.
    Tp klo bersangkutan dgn duit perusahaan, saya tdk suka klo ada rekan yg memanfaatkan utk keperluan pribadi tp dibuat di bon ktr….

    Nipu uang belanja suami ga pernah, krn kan selalu pake kartu kredit, tetep ketauan🙂

    Hmm apalagi ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s