The Signs

Gue percaya ada hal-hal yang memang sudah digariskan untuk terjadi. Gue percaya tentang jodoh, takdir, kekuatan doa, kekuatan pikiran, dan hal-hal superstitious lainnya.

Aneh? Bodo amat :p

Gue percaya, hal-hal yang terjadi dalam hidup kita ini udah digariskan. Tapi bukan berarti gak bisa diubah loh ya. Selain itu, gue juga percaya, di sekitar kita banyak tanda-tanda yang menuntun kita tentang jalan mana yang harus kita pilih, apa yang harus kita lakukan.

Misalnya pada suatu hari, nyokap mau keluar naik pesawat. Waktu itu bokap nyuruh nyokap pake tiket dari maskapai tempat bokap bekerja. Sesampai di bandara, ternyata tiket tidak tersedia. Padahal waktu itu kondisi cukup urgent, nyokap harus berangkat hari itu juga.

Akhirnya bokap membelikan tiket maskapai lain, yang lebih elit dan mewah. Nyokap, sih seneng aja XDDD ketika tiket sudah di tangan, tiba-tiba temen bokap gue nyamperin nyokap dan memberikan tiket maskapai yang pertama. saat itu nyokap bimbang, mau naik pesawat elit, apa pesawat kelas 2? Akhirnya nyokap memilih untuk pakai tiket gratisan itu, bukan tiket maskapai elit yang udah dibeli. Karena pada awalnya bokap dan nyokap emang maunya memilih maskapai itu.

Kemudian terbanglah nyokap dengan pesawat maskapai kelas 2, dan menyia-nyiakan tiket pesawat elit itu.

Nyokap sampai di tempat tujuan, dan tersiarlah kabar, pesawat yang tadinya akan ditumpangi nyokap ternyata kecelakan.

Well, menurut gue, saat itu hal superstitious di luar manusia udah ngasih “arahan” agar nyokap tetep naik pesawat pilihan pertama. apa jadinya kalo nyokap tetep lebih milih naik pesawat elit itu?

_______

Hal lainnya, dalam situasi yang lebih ringan… Jumat kemarin gue ditawarin The Bitch untuk menengok 2 makhluk istimewa, Shiro dan Wawa.

Situasinya adalah :

1. Hari hujan deras

2. Gue gak tau jalan

Gue jadi ragu sebentar. Temen gue sempet nyeletuk, kalo berasa males dateng, mending ga usah jalan daripada kenapa2 di jalan.

Tapi gue ga mau, gue pengen ketemu Shiro dan Wawa. Selain itu, gue juga seneng kok kalo ketemu Pito.

Lalu pertanda-pertanda mulai bermunculan :

1. Orang produksi ada yang dateng ke kantor, dan dia ternyata jalan pulangnya searah sama tujuan gue. Lalu dia menawarkan diri untuk nganterin. Tapi kami hanya punya 1 helm😦

2. Temen gue yang lain langsung memberi tahu bahwa di kost-nya ada helm nganggur, entah punya siapa. Dan dia pun meminjamkan helm itu ke gue.

Tanpa pikir panjang, gue langsung cabut ke radio dalam. Well, jalan gue udah dimudahin di sini. Apalagi artinya itu?

Dan ternyata benar, hari itu gue bertemu dengan 2 makhluk kecil (eh? kecil?) menggemaskan. Bahkan Wawa yang katanya galak, begitu mudahnya takluk di tangan gue XDDDD Nongkrong di garasi bersama pito dengan sekaleng bir dan rokok, kita menghabiskan malam. Seru banget sambil ngeliatin shiro dan wawa yang dikit-dikit berantem abis itu nggelendotan ama pito. Belum ditambah nyunyu yang muncul belakangan meramaikan suasana, senang sekali. Shiro langsung bermanja-manja di pangkuan nyunyu XDDDD

eh, mulai ga fokus ceritanya ya?

Yah… pokoknya intinya di sekeliling kita ada tanda-tanda yang harus diperhatikan. Yang bisa menjadi jawaban, yang bisa jadi petunjuk kesempatan yang dinanti, yang menunjukkan jodoh, menghindarkan dari musibah, atau yang sekedar mengantar pada pertemuan dengan para sahabat yang menyenangkan🙂 Ada baiknya kita biasakan diri untuk peka melihat semua itu.

Ah, tapi itukan tergantung gaya kalian masing-masing sih. percaya nggak percaya… terserah anda😀

Wawa

Si Wawa

Cool, pendiam, gagah, kebapakan, patriotis.

Shiro

Shiro

Ceria, playful, childish, manja.

Lea

Cerewet kayak bebek

*Foto-foto Shiro dan Wawa di atas di ambil dari facebooknya pito, courtesy of daddynya wawa & shiro😀

24 responses to “The Signs

  1. Kalau saya percaya alam selalu memberi petunjuk (gejala). Dan manusia pasti punya kemampuan untuk mengenali petunjuk itu. Bagaimana ndak, lhawong yang menghidupi manusia adalah alam. Alam itu ada di dalam raga manusia, yang masuk melalui udara, air dan makanan yang tersedia di alam.

    Tapi, sebagian besar manusia ndak sadar kalau punya kemampuan itu. Caranya untuk sadar adalah introspeksi dalam arti melihat ke dalam secara sungguh-sungguh. Cuma pikiran yang super tenang dan khusuk yang mampu membuat kita introspeksi seperti itu. Nah, saya sampai sekarang ndak pernah bisa seperti itu. Selama kita masih jadi makhluk yang emosional, kemampuan itu ndak akan bisa kita kontrol.🙂

  2. antara percaya dan ndak percaya mbak, kalo kata mbah-mbah saya dulu ini disebut ilmu titen . *eh, boleh nitip link gak sih*

    yang jelas itu bukannya ndak ada dasarnya, soal bener atau ndak-nya tergantung siapa yang liat, karena kebenaran manusia selalu nisbi. *halah* 😆

  3. @ bitch, the : selama ini saya memang sudah berusaha untuk menjaga perasaan wawa *halah* :))

    @ Billy Koesoemadinata : setuju sih…

    @ TamaGO : takut ndak diijinin sama orangnya XDDD

    @ Agung Pushandaka : kadang petunjuk itu jelas kok di depan mata. nggak perlu sampai harus begitu… tapi memang banyak petunjuk yang “halus”.

    @ mas stein : udah baca, konteksnya beda sih klo menurutku XDDDD kalo kata sinichi kudo “kebenaran itu hanya ada satu” , jadi mestinya nggak nisbi. tp persepsi manusia dalam menerima kebenaran itu lah yang nisbi.

  4. kl percaya sama signs, tandanya lo pinter malah. pikirannya ga dibatasi sama science.

    wah ketemu shiro yah.. terakhir gue liat dia pas di langsat, itu pun udh lama. knp gue ga diajakin lg pito?? huehe

  5. gw juga percaya kok bahwa pertanda itu datang untuk memperingatkan atau mempermudah manusia. tapi kan balik lagi ke manusianya masing2 jalan apa yang ingin dipilih.

  6. Maksud saya, setiap manusia memang punya kemampuan untuk melihat petunjuk dari alam. Ndak ada yang istimewa. Biasanya orang menyebutnya firasat. Tapi kebanyakan oleh orang, petunjuk itu baru disadari setelah kejadian. Seperti contoh orang tua kamu, baru sadar kalau sudah “diarahkan” setelah kejadian pesawat kecelakaan. Begitu juga sadar bahwa petunjuknya jelas di depan mata setelah kejadian. Kalau blum kejadian, kebanyakan orang ndak sadar bahwa sudah dikasih petunjuk bahkan yang sejelas-jelasnya.

    Tapi yang saya maksud dengan mengontrol kemampuan itu, ya kita jadi tau kapan alam memberi petunjuk sebelum kejadian yang dimaksud terjadi. Dan kemampuan itu ndak bisa diperoleh begitu saja kecuali diberkati sejak lahir. Begitu maksud saya dengan introspeksi sungguh-sungguh ke dalam diri. Dan itu ndak cuma dilakukan sekali dua kali, tapi harus terus menerus. Makanya cuma sedikit orang yang bisa seperti itu.

  7. Tapi ini masalah keyakinan saja sih. Saya selalu yakin alam memang diciptakan-Nya untuk menyelamatkan manusia. Tapi manusia juga diciptakan sempurna sehingga bisa memilih apa pun yang ingin dilakukan.

    Malah sekarang manusia merasa mampu melawan alam. Maka semakin kaburlah mata hati manusia melihat petunjuk yang senantiasa diberikan alam. Begitu Le, kalau menurut saya. Hehe!🙂

  8. Hi mba Macan,
    kalau saya sering merasakan ‘the sign’ kek gitu. Sialnya saya baru ngeh dengan firasat itu pas udah kejadian. Next time harus lebih peka🙂

  9. hmm, membaca tanda2 bukan superstitious tp local wisdom tuh🙂 salah baca tanda bisa nyesal seumur idup. kalo aq telat baca tanda lampu hijau, untung belum telat bener jd tetep diterima hihi….

  10. Kalau kata tarot reader, memang hidup kita ini penuh dengan sign, semuanya ada sign dan tanda2, jadi kitalah yang seharusnya belajar mengenali tanda2 itu..

    Kalau sudah terbiasa mengenali suatu sign atau petunjuk, sering sih orang bilang itu indera keenam, tp mgkn juga itu karena sudah terbiasa mengasah inderanya.
    🙂

  11. setiap pertanda akan selalu ada untuk kita sikapi dengan logis yakin kalo semuanya hanya berjalan sesuai takdir dari Tuhan YME

    met malem sizt met istirahat

    -salam hangat-

  12. wahyu : ada yang namanya suara hati a.k.a. nurani *halah*

    elia|bintang : sirik kan? sampeyan sirik kan sama saya? pasti sirik! *sombongpisan* jangan minta diajakin, samperin aja langsung ke tempat pito XDDD

    Ria : me-refer dari komen elia. berarti kita berdua ini pinter :p

    Agung Pushandaka : analisanya dalem😄 tapi emang iya, pada dasarnya semua manusia punya firasat gitu, tp banyak yg gak peka. sama aja kek manusia udah dikasi anugerah banyak bgt dari alam, tp banyak yang ga bisa menjaganya.

    anderson : ahahah, iya lebih peka. caranya ya biasanya dengan nggak meremehkan hal-hal kecil yang melintas di depan mata atau di dalam pikiran *sok tahu*

    kenji : saya percaya kalo saya punya bakat… ngegambar. hehehe… kalo bakat yang berhubungan dengan firasat, saya percaya semua orang sudah memilikinya sejak lahir.

    lagi usil : eh? local wisdom? istilah baru… artinya apa?

    zee : aku tahu siapa peramal tarotnya! cewek tangguh kan? dia keren!😀

    Zawa : yang lucu fotonya apa captionnya? :p

    AtA chan : kalo ragu, masih ada tanda lain : nurani ato suara hati

    puputs : belum tentu jelas. kadang absurd dan harus ditafsir dulu.

    Hariez : nah, gue percaya klo tanda itu dtg dr Tuhan.

    Pito dan Kriwul : *mentung2in mereka pake meja kerja gue* kalian nyumpahin saya ya?? mau fitnah saya ya???
    XDDDDD

  13. buset…lo emang punya bakat membaca sign….sign bahwa lo bakal jadi SELEBLOG…..HUAHAHAHAHAHAHHAHA……..*SUMPAHPUASBANGETGUE*

  14. gw juga percaya akan itu le.
    kalo kita lebih sensitif, terhadap apa yang ada disekitar kita, kita akan tahu apa yang harus dipilih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s