Epilepsinya Kumat. Trus Kenapa?

Beberapa waktu yang lalu, gue mengalami kejadian yang cukup ngeri buat gue. Di depan mata gue, seorang kenalan gue terjatuh dari duduknya dan kejang-kejang. Awalnya teman gue yang lain ngirain dia semacam kesurupan. Yang gue yakin bukan karena gue udah pernah beberapa kali ngeliat orang kesurupan, jadi gue tahu bedanya.
Temen gue yang kejang mendadak ini, tergeletak dengan posisi menyamping, jari tangan dan kaki menggulung, air liur terus menetes dari mulutnya hingga memenuhi lantai. Selain itu, bola matanya memutar hingga hanya memperlihatkan bagian putihnya saja. Ternyata epilepsinya kambuh. Salah satu teman gue pun menginformasikan kalau pria yang sedang kejang ini memang pernh mengaku memiliki epilepsi.
Pada saat kejadian, semua orang yang ada di situ hanya duduk diam sambil memberi bantalan untuk kepala teman saya, sebut saja namanya Andi. Tidak ada yang melakukan apa-apa selain menunggu kejangnya selesai. Sementara saya sibuk menanyakan teman-teman saya, “Ini gak diapa-apain nih? Gak perlu dipijat? Gak perlu dipegang tangan dan kakinya?”
Mereka menjawab tidak perlu, tunggu saja sampai Andi bangun.
Saat itu, saya baru sadar… saya tahu banyak tentang HIV AIDS, saya cukup tahu tentang pertolongan pertama pada luka bakar dan luka patah tulang, bahkan saya tahu orang kesurupan itu musti diapain. Tapi saya sama sekali nggak tahu bagaimana cara menangani seorang pengidap epilepsi yang sedang kambuh ayannya.
Pada akhirnya Andi tertidur sebentar setelah kejang, kemudian dibangunkan oleh teman2 saya dan diberi air minum. Andi baik-baik saja. Tapi saya tidak baik-baik saja, saya menyadari bahwa ternyata informasi tentang penanganan terhadap pengidap epilepsy itu kurang populer dan saya sama sekali nggak tahu tentang penyakit satu ini (selain tidak menular). Gak percaya? Coba tanya sama diri sendiri, kalo ada orang yang ayannya kambuh, kita mesti ngapain? Tau nggak jawabannya?
Terimakasih kepada mbah google, dengan ini saya bisa berbagi info beberapa cara penanganan untuk pengidap epilepsy, biar temen2 pada tahu, nggak kaget dan cuma bisa melongo begitu ngeliat orang ayan (kayak saya). Biar nggak salah langkah juga kalo mau nolong.

Jadi, klo ada orang ayan yang kejang-kejang di depan kita, yang mesti kita lakukan adalah :
1. Pastikan kepala pasien tidak terbentur, berikan bantal, jauhkan dari benda2 yang mungkin jatuh dan bisa melukai dia.
2. Miringkan posisinya agar air liurnya keluar. Orang yang sedang kambuh ayannya akan mengeluarkan air liur berlebihan, dan akan berbahaya jika dia tersedak oleh air liurnya sendiri.
3. Jangan menarik atau menahan tangan dan kakinya. Biarkan saja. Yang penting pastikan tangan dan kakinya tidak menyenggol obyek2 yang malah akan melukai dia.
4. JANGAN BERI AIR MINUM DI SAAT SEDANG KEJANG. Hal ini bisa menyebabkan pasien tersedak.
5. Tunggu sampai pasien tersadar dan berhenti kejang. Setelah sadar dan tenang, baru berikan dia air minum atau teh manis. Salah satu pemicu kejang adalah kurangnya gula, jadi ada baiknya dikasih yang manis-manis.

Di atas hanya penjelasan dengan bahasa ringan versi saya hasil merangkum dari sumber2 di Google Search. Untuk penjelasan yang lebih lengkap, bisa ke Mbah Google atau artikel ini.

Mudah2an artikel ini membantu. Penting loh untuk tahu jenis-jenis pertolongan pertama pada berbagai jenis cedera dan sakit. Dan kalo ada yang belum tahu, epilepsi itu bukan penyakit menular maupun turunan. Selain itu, air liur yang keluar saat kejang tidak dapat menularkan penyakit epilepsi pada anda jika terkena. jadi, jangan takut dan jangan mendiskriminasi pengidap epilepsi ya😀

14 responses to “Epilepsinya Kumat. Trus Kenapa?

  1. aku inget banget sama iklan layanan masyarakat jaman dulu yang ada ibu2 bilang gini lho, can: “epilepsi dapat terjadi pada siapa saja, termasuk Adi, anak saya…”

    trus si Adi-nya dateng, minum. trus temennya dateng, minum minumannya Adi (yg melambangkan epilepsi ga menular), trus si temennya bilang, “ayo, di, main bola lagi…” (simbol, meskipun lu epilepsi lu tetep bisa beraktivitas seperti kita2 kok.. =D)

    *gw geje banget si*

  2. bukannya lo harus sumpel giginya biar gak gigit lidahnya ampe putus ya? pake balok kayu ato apa keq yg kira2 aman buat digigit-gigit (chewing toys??)

  3. Aduh Lea,
    Makasih untuk infonya ya. Memang benar katamu, kita ini sering kali kurang info atas penanganan sakit2 yg kita anggap ringan2 saja.. padahal kalau kita tahu kita bisa membantu mereka kan.

  4. Nice Inpo, Le…
    Saya baru tau cara penanganan pasien dalam kondisi epilepsinya kambuh. Bahkan sebelumnya belum pernah kepikiran untuk mencari tau. Yeah…kadang kalau belum ngalamin atau berhadapan langsung dengan suatu masalah kita cenderung nggak mempersiapokan apapun…

  5. Sometime kita tahu ilmunya, tapi pas kejadian langsung hmmm… kebanyakan kita bingung apa yang harus diperbuat tuk pertama kalinya.

    Thanx infonya…

  6. serem juga ya kalo ada yang kambuh epilepsi di depan kita tiba2 gitu

    makasih info nya🙂

    lea : sama-sama, mudah2an membantu😀

  7. hari ini tanggal 9/10/2010 temen satu kampus gue ngalamin itu,, gue bingung mesti ngapain,, panik bgt gue,, takut dia kenapa”.. tapi akhrnya kta cuma bisa diem krena gk da satu pun yg tau mesti apa.
    akhrnya temen gue sadar jga,, ksian dia kyanya skit bgt..
    thx yh infonya

  8. makacih info na ya,
    a tdi bz tes gtu, trs d’tanyain ttg epilepsi gtu.
    bingung aku, blm terlalu menguasai si, terus aku trs aku penasaran langsung k’warnet liat ini jdi tau skrg aku.
    makasih ya.

  9. Saya mengalami dari yg bantu nolongin org yg kambuh epilepsinya, sampai yg mengalami sendiri epilepsi itu sendiri akhir2 ini, krn 4 th yll saya melakukan bedah syaraf otak yg berdampak pada epilepsi sekarang ini yg udah saya alami sebanyak 3 kali(sebulan sekali). Yaahh.. Smoga saja tidak terulang lg. Baru rencana kontrol dokter besok lusaa nih, huehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s