Mimpi Buruk

Berminggu-minggu belakangan ini saya susah tidur. Tapi ketika saya bangun, sungguh susah beranjak. Karena semuanya sudah berubah untuk saya dan saya membenci perubahan itu.

Ketika menurut saya semua hal sudah terlalu buruk untuk saya dan nggak mungkin lebih buruk lagi, ternyata salah. Seminggu atau 2 minggu belakangan, entah saya lupa kapan tepatnya, saya mulai bermimpi buruk. Setiap kali saya tidur. Tanpa pernah absen satupun.

Satu kali saya coba mendamaikan hati saya, berpikir mungkin mimpi-mimpi buruk saya dikarenakan saya terlalu memikirkan satu hal. Yang terjadi saya tetap bermimpi buruk. Yang lebih seramnya, ternyata mimpi buruk saya jadi kenyataan.

Menakutkan ketika saya tahu hal-hal yang ada dalam mimpi saya ternyata menjadi kenyataan. Rasanya setengah mati ingin berhenti bermimpi. Karena sekarang, setiap saya bangun malah jadi stress dan sedih. Setiap saya bangun, saya mengingat kembali mimpi saya, dan saya berduka. Saya kembali menjalani hari dengan berat.

Sungguh menyedihkan jika kita harus terus memimpikan orang yang sama berulang-ulang kali menyakiti kita.

Rasanya seperti dilarang melupakan. Dilarang pergi. Dilarang beristirahat. Dilarang melepaskan.

Saya tidak ingin bangun, namun saya juga tidak ingin tidur. Apes sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s