Babbling Tengah Malem

I don’t think love exist.

Seriously.

Gini gini. The concept of love, was created from myth, legend, lies, you name it. Mereka ada di dalam kitab suci, ajaran filsuf, folklore, puisi, everything. Sampe kita akhirnya terdoktrin, dan percaya sama konsep cinta, jodoh, takdir. Percaya sebuta-butanya percaya kayak kita percaya sama agama.

Kita diajari kalau setiap manusia diciptakan berpasangan sejak awal. Kata kitab suci, puisi, dongeng, bahkan animasi hollywood. Semuanya mendoktrin kita dengan ide bahwa kita sudah punya seseorang yang akan jadi pasangan kita sejak kita belum lahir.

Saat kita akhirnya menemukan pasangan, I don’t think that is because he/she is our destiny, that we were meant to be together. Ini cuma perkara apa elo bisa horny sama dia atau nggak.

Basically kita ini kan makhluk komunal, kita gak bisa sendirian. Karena itu kita craving with the idea of having soulmate, while actually itu cuma panggilan alam aja untuk live in a pack, reproduce to grow our pack, get old, let the youngsters wander alone and build their own pack. Sounds familiar? Singa. Singa kayak gitu. Singa dan entah berapa ratus atau ribu species hewan lainnya.

That’s why, kita nyari orang lain yang bisa jadi grup kita, dan, tentu saja, bisa bikin kita horny. Karena in the end yang paling penting adalah reproduksi. Saat kita jatuh cinta, yang ngomong tuh DNA, insting, nature call, bukan cinta. There’s no such thing as soulmate.

Logika aja lah. Kayak hewan yang akan nyari pasangan based on availabilty, kesuburan, dan apakah bisa membuat keturunan yang baik atau nggak, that’s how we choose our partner. Nyambung gak, sanggup menuhin kebutuhan saya nggak, body bagus nggak. Kemudian bibit unggul akan bertemu bibit unggul, yang mediocre akan memilih mediocre karena nggak sanggup bersaing, atau yang bibit unggul akan memilih siapapun yang bisa provide mereka secara material.¬†Binatang juga kayak gitu kok. Ada yang attracts pasangan dengan cara membangun sarang sebagus mungkin.

Misalnya Mr A. Dia tahu dia bisa attracts females pake uang, maka dia pamer. Gue punya segini, dan gue available. Mulailah kan betina berdatangan. Siapa yang akan dia pilih? Yang paling cantik, dan yang bisa bikin dia horny. Selesai. It’s never about soulmate.

It’s never about your heart telling you that he’s the one.

It only says, “Yeah you can bang him, he has qualifications to develop high quality kids. Plus, he works at respected company with fine salary. Yay, you can be a queen without working your ass out!”

Tapi kita yang dengan tololnya menerjemahkan itu jadi, “Kayaknya dia jodoh gue, deh.”

Padahal mah cuma perkara sange dan gak mau hidup sendirian, tapi ribet banget pake bahasa yang dibagus-bagusin.

Ok guys, kayaknya saya butuh bir. Hahaha…

Anyway, kalau ada yang punya artikel yang bilang soulmate, jodoh, dll itu scientifically proven, please let me know. Oh dan jangan kasih saya reference dari any religious article, like hell I would believe that.

Thanks!

3 responses to “Babbling Tengah Malem

  1. Lama-lama pikiran lo jadi mirip ama gue, Le. Jangan ikut-ikut dong *eh

    Gue setuju dan gak setuju. Setuju karena yang real itu nafsu, you can feel it in your body when you see someone. Love is the product of our thoughts.

    Gak setuju karena manusia itu butuh variasi. Permainan semenarik apa pun, kalo dilakuin terus-menerus, pada satu titik ya bosen juga. Lo jadi pengen sesuatu yang lain. Gue gak bilang pas titik itu dateng, it’s time to find a soulmate. Gue bilang, it’s time to switch to another game.

    Buat gue sih, it’s just life. Gak ada yang wow atau dramatis dari itu. I accept it the way it is. Prinsip gue, know the game and be mad like a wildfire.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s