Thank You, 2020

Semoga, di tahun 2020, saya menemukan seseorang yang bisa menjadi kekasih sekaligus sahabat yang saya percaya. Semoga saya juga belajar ilmu baru, mungkin UI UX atau marketing. Menabung lebih banyak, olahraga lebih teratur, jaga pola makan, dan berhenti merokok. Lebih sehat juga secara fisik dan mental.

Semoga, tahun 2020 adalah tahun di mana segala luka, usaha, dan perjuangan kita semua terbayar. Semoga 2020 kalian lebih baik, ya.

Saya mengawali tahun 2020 dengan fokus berolahraga, mengatur makanan, dan berusaha mencapai target berat badan. Sayangnya pada bulan Maret, Indonesia harus melakukan semi-lock down karena pandemi, virus COVID19 yang memaksa kami semua harus tinggal di rumah selama beberapa minggu. Saya tidak bisa lagi pergi ke gym, tidak bisa keluar dari kamar kosan kecuali terpaksa, bahkan tidak bisa bertemu ibu saya sampai 3-4 bulan. Seminggu sebelum PSBB, saya dirawat inap di rumah sakit karena tyfus. Jadi, lumayan terasa.

Awal mulanya saya sangat sangat takut terhadap virus ini (saya nggak bilang sekarang saya tidak takut lagi, ya), sampai tidak berani keluar kamar, tidak berani bertemu orang, bahkan takut memesan makanan dari luar. Namun sekarang saya sudah cukup berdamai dan mulai menemukan “sela” untuk meminimalisir penularan. Saya sudah berani keluar walau jarang; tetap menjaga jarak dengan orang asing, tidak makan di ruangan tertutup, hanya mau bertemu dengan sirkel terdekat dan itu-itu saja, selalu menggunakan hand sanitizer, dan banyak tindakan pencegahan lainnya. Tapi hal itu bukan karena bosan di kosan terus, melainkan karena mindset saya berubah ketika saya harus kembali bekerja di kantor. 8 jam berada di dalam ruangan dengan 6-7 orang lainnya, makan di luar atau di ruang meeting kantor, meeting dengan orang asing untuk urusan kerjaan… akhirnya malah membuat saya jadi tidak begitu takut lagi untuk keluar kamar. Not a good thing, but it happens.

Ekonomi memburuk, banyak orang harus mengalami pemotongan gaji, bahkan dipecat untuk perampingan perusahaan. Angka penderita dan korban tewas COVID19 cukup fantastis, hingga hari ini, tercatat ada 765.350 kasus dan 22.734 korban meninggal. Lebih buruknya, angka ini mungkin tidak akurat dan jumlah sebenarnya justru jauh lebih buruk dari ini. Hidup tidak sama lagi.

Sejak akhir Maret, otomatis terjadi sedikit kemunduran dalam hidup saya. Saya harus berhenti ke gym, kesulitan untuk menjaga makanan, pekerjaan sedikit terganggu karena akses internet yang kacrut, kesehatan mental yang menurun karena stress dan kesulitan membuat janji dengan psikiater saya.

Akhirnya saya berganti psikiater dengan referensi dari seorang teman, dan ini adalah salah satu keputusan terbaik saya di tahun 2020. Setelah beberapa kali pertemuan dan gonta ganti obat, akhirnya saya mendapatkan kombinasi obat yang lebih baik untuk gangguan bipolar saya. Kualitas tidur dan kerja saya meningkat lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Saya pribadi cukup beruntung. Perusahaan tempat saya bekerja masih bisa survive; tidak ada pemotongan gaji maupun perampingan karyawan. Saya masih bisa memenuhi kebutuhan ibu saya, bahkan membantu adik saya maupun teman dekat yang membutuhkan. Namun banyak rencana yang harus berantakan, keseimbangan hidup terganggu, dan kita terpaksa hidup bersama resiko sakit atau meninggal mendadak karena COVID19.

Karena itu lah, saya merasa tidak terlalu banyak pencapaian di tahun 2020 selain improvement pada kebiasaan menabung saya dan akhirnya saya memiliki asuransi jiwa. Saya cukup kecewa bahwa saya tidak banyak belajar hal baru, bahkan program penurunan berat badan saya gagal total. Pacar apa lagi. Sudah, lah, tidak perlu dibahas. Nanti kalian sedih.

Beberapa hal manis terjadi menjelang akhir tahun; penilaian performance kerja saya yang sangat bagus sehingga dijanjikan naik jabatan, mendapatkan tawaran kerja yang sangat menggiurkan (finger crossed), dan diundang sebagai narasumber untuk Katapel, kelas kreatif tentang komersialisasi properti intelektual persembahan Pemda DKI.

Saya juga sudah mulai olah raga lagi, sudah menemukan exercise yang saya suka; jogging minimal 5 km 3x seminggu. Minimal untuk menekan laju penambahan berat badan :))

2020 adalah tahun yang berat untuk semua orang, namun saya harus mengakui bahwa saya cukup beruntung. Saya diberi banyak kemudahan. Berat, tapi masih sanggup. Untungnya, saya malah nyaman dengan social distancing, saya jadi memiliki banyak waktu untuk sendirian di kamar. Sesuatu yang ternyata sangat saya sukai. Bahkan, saya memutuskan hubungan saya dengan seorang “teman” laki-laki karena saya merasa lebih suka sendirian.

Untuk tahun 2021, saya tidak terlalu banyak berharap. Saya hanya ingin fokus pada hal-hal yang lebih mudah dicapai:

  • Menjaga diri agar tidak tertular COVID19 atau mengalami penyakit lainnya
  • Mempertahankan kebiasaan olahraga
  • Menurunkan berat badan
  • Mengisi kembali tabungan yang kini sudah terpakai, dan sebisa mungkin menyimpan lebih banyak uang dari tahun 2020
  • Merenovasi toilet di rumah ibu saya
  • Membelikan Smart TV untuk ibu saya (Mom’s happiness is numero uno!)
  • Merenovasi makam ayah saya
  • Dan tentu saja, tetap mencoba belajar ilmu baru. Ada 4 hal yang masih ingin saya pelajari; UI/UX, marketing, Bahasa Prancis, dan mencuci foto sendiri.

Semoga semua target saya bisa tercapai.

Selain itu, saya berharap, semoga pandemi ini bisa ditangani lebih baik di tahun 2021. Semoga keberadaan vaksin bisa menekan laju penyebaran virus dengan signifikan. Saya sadar ini muluk dan terlalu optimis, tapi tidak ada salahnya mendoakan hal yang baik.

Semoga tahun 2021, lebih aman untuk kita semua. Semoga tidak ada lagi keluarga yang harus bersedih karena kehilangan anggotanya. Semoga kita semua sehat, dan seandainya terpapar COVID19, bisa sembuh seperti sediakala.

Doa sekuat tenaga untuk diri saya dan kalian semua. Jangan menyerah dulu.

Published by

macangadungan

Fulltime Dreamer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s